Suara Denpasar - Penetapan tim seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu Bali zona II menjadi sorotan. Pasalnya terdapat salah satu timselnya diduga masih aktif berpartai.
Hal itu disorot oleh Ketua Umum Pagar Bagaskara, Budi Utomo. Budi mempertanyakan pedoman pembentukan tim seleksi calon anggota Bawaslu di Kabupaten/Kota. Yang mana salah satu pedomannya adalah tidak pernah menjadi anggota partai dalam 5 tahun terakhir yang dinyatakan secara tertulis dalam surat pernyataan yang sah.
"Jika memang proses pembentukan timsel ini sesuai prosedur, mengapa ada kader partai yang terpilih sebagai anggota Timsel Bawaslu Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar?" tanyanya di Jakarta, Sabtu, (24/6/2023).
Penetapan tokoh yang merupakan kader partai menjadi anggota timsel Bawaslu di Bali menurut Budi merupakan kesalahan fatal.
Budi menduga salah satu timsel Bawaslu Bali zona II masih aktif berpartai. Hal tersebut dikatakannya terbukti dari jejak digital salah satu timsel tersebut terlibat aktif dalam urusan kepartaian.
"Harusnya Bawaslu RI teliti dengan mengecek secara detail, sebab selain pernah jadi caleg pada 2019, jika kita cek media sosialnya, yang bersangkutan kedapatan mengikuti kegiatan partai pada Januari 2020 di Jakarta. Ia bahkan sempat berfoto-foto bersama elite partai dan menteri. Fakta ini menunjukkan yang bersangkutan setidaknya masih aktif berpartai dalam 3 tahun terakhir, jadi surat pernyataan tidak berpartai dalam 5 tahun terakhir gugur dengan bukti ini," tegasnya.
Mantan Fungsionaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu mengatakan apabila ada kader partai yang menjadi timsel, ia khawatir calon anggota Bawaslu yang terpilih nanti tidak dapat bekerja secara profesional.
"Ketika ini terjadi, adalah omong kosong Pemilu 2024 berlangsung secara demokratis, luber, dan jurdil," khawatirnya.
Untuk diketahui berdasarkan Surat Ketua Bawaslu RI Nomor 411/KP.01/00/K1/06/2023 tanggal 9 Juni 2023 Anggota timsel Bawaslu Bali zona II yang meluputi Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar terdiri dari 5 orang.
Mereka adalah Anak Agung Gede Krisna Murti, Made Wahyu Adhiputra, I Gusti Ngurah Sudiana, Gayatri, dan Syamsudin Nur Efendi Kelilauw. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
4 OOTD Grungy Streetwear ala Yeonjun TXT yang Cool dan Chic Banget!
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Gusti Moeng Ungkap Alasan KGPH Hangabehi Ditetapkan Sebagai PB XIV: Memperhatikan Nasab!
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar
-
KPK Sita Deretan Kendaraan Mewah dari OTT Imigrasi Jakbar, Ada Triumph hingga Mercy
-
Selain Mark-up Motor hingga Sepatu MBG, Dadan Cs Diduga Loloskan SPPG Tak Penuhi Syarat
-
Bongkar Gurita Korupsi MBG! Kejagung Temukan Banyak Yayasan SPPG Dadan Cs di Seluruh Indonesia
-
Saat Impian ke Tanah Suci Berujung Nestapa: Di Mana Letak Tanggung Jawab Influencer?
-
Prabowo Tekankan Pancasila Pegangan di Tengah Ketidakpastian Dunia