/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 08:04 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (Instagram/erickthohir)

Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membantah kabar yang menyebut apabila anggaran untuk renovasi Jakarta Internasional Stadium mencapai Rp5 triliun. Hal itu disampaikan olehnya ketika meninjau pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur di Bali, Kamis (6/7/2023).

"Itu tidak ada renovasi (JIS) Rp5 triliun," kata Erick Thohir seperti melansir dari Antara. Ia menekankan bahwa saat ini memang banyak penyebar informasi tidak benar di media sosial.

Untuk memenuhi standar FIFA, maka sebanyak 22 stadion di Indonesia perlu direnovasi. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua BUMN tersebut menuturkan apabila total anggaran untuk melakukan renovasi pada 22 stadion di Indonesia mencapai Rp1,9 triliun

Sementara itu, Erick Thohir sendiri telah meninjau JIS pada Selasa (4/7/2023) bersama pejabat lainnya. Stadion JIS sendiri rencananya akan diusulkan untuk dijadikan sebagai venue pelaksanaan Piala Dunia U-17.

Nantinya, PSSI akan mengajukan sekitar enam hingga delapan stadion ke FIFA untuk dijadikan sebagai tempat pelaksanaan Piala Dunia U-17. "FIFA yang nanti datang meninjau," tambahnya lagi.

Salah satu aspek yang akan direnovasi dari JIS adalah kondisi rumputnya. Selain itu, renovasi juga perlu dilakukan untuk memperbaiki tempat parkir yang dianggap masih terbatas. Pasalnya, JIS sendiri memiliki kapasitas sekitar 82 ribu penonton sedangkan stadion tersebut hanya mampu menampung 1.300 kendaraan.

Begitu juga dengan akses penonton. Erick Thohir menilai perlu dilakukan evaluasi keamanan mengingat akses keluar masih utama dikelilingi pagar. Oleh sebab itu, menurutnya akses JIS perlu dipecah menjadi empat.

"Akses 'kan sekarang di tengah itu dikelilingi pagar. Terbayang tidak kalau di dalam pagar nanti ada keributan atau di depan pintu terjadi sesuatu 'kan tidak bisa keluar," tuturnya.

(*)

Baca Juga: Makin Gacor! Dapat Kepercayaan Penuh dari PSSI dengan Perpanjangan Kontrak, Indra Sjafri Tatap Asian Games Bersama Timnas Indonesia

Load More