Suara Denpasar - Pasca batalnya ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 di Bali pihak terkait terkesan cuci tangan atau tidak ingin menjadi yang bertanggungjawab atas batalnya ajang multi olahraga itu.
Panitia lokal dalam hal ini Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengaku terpaksa mencabut komitmen menjadi panitia lantaran kekurangan anggaran.
Sementara pemerintah pusat yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengaku pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp446 miliar.
Di tengah tumpangtindih dan saling lempar tanggungjawab itu muncul banyak anggapan yang menuding Pemerintah Provinsi Bali sebagai biangkerok. Pasalnya Gubernur Bali Wayan Koster pernah menolak Piala Dunia U-20 di Bali.
Tak ingin dijadikan kambing hitam, Gubernur Bali, Wayan Koster mengeluarkan pernyataan bahwa Bali hanya ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan tidak.
"Bali hanya diminta menjadi tempat pelaksanaan Wolrd Beach Games pada tanggal 5-12 Agustus 2023 dan Pemerintah Provinsi Bali siap menjadi tempat pelaksanaan WBG 2023," ujar Koster melalui keterangan tertulis, pada Kamis (6/7/2023).
Hal itu pun kembali dipertegas oleh Wakil Gubernur Bali, Cok Ace. Dia mengatakan Pemerintah Bali mendukung penuh kegiatan itu. Sehingga sangat disayangkan karena telah dibatalkan.
"Tentu di luar itu, masalah finansial, masalah perizinan adalah kewenangan pusat," tegas Cok Ace di Badung, Jumat (8/7/2023).
Karena itu kata Cok Ace, pihaknya sangat menyayangkan pembatalan World Beach Games itu.
Baca Juga: Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Bali Mundur Jadi Tuan Rumah AWBG 2023
"Kita cuma sedikit menyayangkan kenapa keputusannya baru sekarang," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Wayan Koster Telah Terperangkap Doktrin Kapitalis Karena Ngotot Bangun LNG?
-
Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Bali Mundur Jadi Tuan Rumah AWBG 2023
-
'Cuci Tangan' World Beach Games Batal, Menpora dan KOI Silang Pendapat, Apa Kata Gubernur Bali Wayan Koster?
-
Komika Ini Sindir Batalnya World Beach Games 2023 di Bali yang Didukung Wayan Koster: Karena Ada Israel Juga?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan
-
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
-
Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian
-
Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?
-
Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo
-
Beyond the Search Bar! Runtuhnya Berhala Metrik, Munculnya Ekosistem Jurnalisme Tanpa Sekat