Suara Denpasar - Marselino Ferdinan, pemain berusia 18 tahun yang saat ini bermain untuk KMSK Deinze, mendapatkan pujian dari media luar negeri dengan akun Twitter@EKscouting.
Mantan pemain dan dianggap memiliki kemiripan gaya bermain dengan James Maddison.
Pemain muda ini sebelumnya bermain untuk Persebaya Surabaya dan memiliki kewarganegaraan Indonesia.
Marselino Ferdinan, yang berposisi sebagai CAM (Central Attacking Midfielder) dengan tinggi 176 cm, merupakan pemain yang serba bisa di lapangan.
Ia senang terlibat dalam banyak kombinasi umpan dan memiliki kendali atas bola. Gaya bermainnya menyerupai James Maddison, pemain terkenal dari Inggris.
Beberapa ciri khas dalam permainan Marselino Ferdinan antara lain:
1. Pemilihan umpan yang baik: Ia suka bermain dengan kombinasi umpan yang cerdas.
2. Kontrol bola yang baik: Ia mampu mengendalikan bola dengan baik menggunakan tubuhnya.
3. Penguasaan bola jangka panjang: Ia cenderung menggunakan umpan-umpan panjang.
4. Membantu pertahanan: Ia juga membantu pertahanan timnya.
5. Kemampuan membawa bola: Ia memiliki kemampuan membawa bola dengan baik.
6. Umpan satu sentuhan: Ia mampu memberikan umpan dengan satu sentuhan.
7. Umpan panjang yang baik: Ia memiliki kemampuan memberikan umpan panjang yang baik.
8. Dribbling yang efisien: Ia mampu melewati pemain lawan dengan cara yang efisien.
9. Kesadaran akan situasi di lapangan: Ia memiliki kesadaran yang baik terhadap situasi di lapangan.
Namun, masih terdapat beberapa hal yang dapat diperbaiki oleh Marselino Ferdinan, antara lain:
1. Tembakan dari jarak jauh: Ia perlu meningkatkan kualitas tembakan dari jarak jauh.
2. Dribbling yang kurang presisi di bawah tekanan: Ia kadang terlalu lambat dalam melakukan dribbling saat mendapat tekanan dari pemain lawan.
3. Teknik yang terkadang menurun di bawah tekanan: Ia perlu meningkatkan tekniknya agar tetap berkualitas saat mendapat tekanan.
4. Kadang-kadang perlu melepaskan bola lebih awal: Ia perlu mengambil keputusan lebih cepat dalam melepaskan bola.
Marselino Ferdinan juga telah meraih beberapa prestasi, antara lain:
1. Pemain muda terbaik di Liga 1 Indonesia.
2. Pemenang Southeast Asian Games.
Prestasi ini membuktikan bahwa Marselino Ferdinan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menguasai bola dan mampu menarik perhatian lawan. Ia juga memiliki visi permainan yang baik, kontrol bola yang bagus, serta kemampuan passing yang handal.
Dengan potensi yang dimilikinya, Marselino Ferdinan memiliki nilai 7,2 dari skala 10 dalam penilaian potensialnya. Perlu diingat bahwa pemain muda ini masih memiliki ruang untuk pengembangan dan perbaikan dalam beberapa aspek permainannya.
Marselino Ferdinan menjadi salah satu harapan masa depan bagi sepak bola Indonesia, dan dengan pujian yang diberikan oleh media luar serta perbandingannya dengan James Maddison, dapat diharapkan bahwa ia akan terus mengukir prestasi di level yang lebih tinggi.(*)
Berita Terkait
-
Wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Cetak 2 Gol VS Eks Klub Arjen Robben, KMSK Deinze Beri Apresiasi, Real Madrid hingga Liverpool Disebut
-
Ngeri! Wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Cetak 2 Gol untuk KMSK Deinze
-
Marselino Ferdinan Pamer Menu Makan saat di KMSK Deinze, Netizen: Kok Gak Pake Nasi?
-
Marselino Ferdinan Lantunkan Sholawat dan Bikin Netizen Meleleh, 'MasyaAllah Berasa Bisa Digapai'
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Sabtu 28 Februari 2026, Simak Waktu Sahur dan Berbuka