Suara Denpasar - Dua orang remaja kakak beradik berinisial berinisial F (22) dan F (19) asal Pakistan dideportasi setelah 4 bulan berada di rumah detensi Imigrasi Denpasar. Kakak beradik itu dideportasi pada Selasa, (18/7/2023).
Mereka dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan tujuan akhir Allama Iqbal Lahore International Airport.
Kepala rumah detensi Imigrasi Denpasar, Babay Baenullah menjelaskan bahwa kakak adik tersebut sebelumnya adalah pemegang ITAS Penyatuan Keluarga yang berlaku sampai dengan 09 Maret 2021. Penanggung jawab izin tinggalnya adalah ibu mereka yang seorang WNI asal Sumbawa, NTB.
Selama di Indonesia kedua kakak beradik itu dibiayai hidup oleh ayah mereka yang berkewarganegaraan Pakistan yang juga bekerja di Arab Saudi. Namun karena ada permasalahan antara orang tua mereka, ayah dari kedua kakak beradik itu memutus tanggung jawab untuk membiayai mereka.
Karena ibunya tidak sanggup mengurus perpanjangan izin tinggal dan paspor dari anak-anaknya itu, dia pun terpaksa mempersilahkan pihak Imigrasi Mataram, NTB untuk lakukan deportasi karena telah overstay selama 77 hari.
"Dikarenakan pendeportasian belum dapat dilakukan maka Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menyerahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada 09 Maret 2023 untuk didetensi dan diupayakan pendeportasiannya lebih lanjut," jelas Babay Baenullah, melalui keterangan tertulis, Rabu (19/7/2023).
Babay menerangkan pendeportasian terhadap kakak beradik itu dilakukan setelah Kedutaan Besar Republik Federal Pakistan menerbitkan dokumen perjalanan serta bersedia membantu dalam menyediakan tiket kepulangan mereka.
“Setelah kami melaporkan pendeportasian ini, soal keputusan apakah mereka akan masuk daftar penangkalan nanti akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi, tentu dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya” tutup Babay. (*/Dinda)
Baca Juga: Viral Bule Cantik Stres Menari Bugil di Bali, Keimigrasian: Dia Sembuh, Kita Deportasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL