Suara Denpasar - Seorang Daftar Pencarian Orang ( DPO) Polres Sumba Barat bernama Ama Ngailu alias Ama berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Benoa di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa pada Senin (31/7 2023).
Ama Ngailu menjadi buronan karena melakukan pembunuhan terhadap seseorang pada tanggal 11 Oktober 2022 di Kampung Loka Dipuka Desa Purnawo, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT.
Karena itu dia menjadi buronan Polres Sumba Barat dan dinyatakan sebagai DPO mulai tanggal 9 November 2022.
Penangkapan terhadap Ama Ngailu berawal dari informasi pihak Pelni Cabang Denpasar kepada Panit Reskrim Polsek Benoa Ipda I Gusti Ngurah Kade Arimbawa dan tim untuk melakukan screening terhadap seluruh penumpang Kapal Binaya yang sandar di Pelabuhan Benoa.
Setelah dilakukan screening, ditemukan Ama Ngailu adalah DPO yang selama ini dicari oleh Polres Sumba Barat. Ama Ngailu langsung diamankan.
Kapolsek Benoa Kompol Tri Joko Widiyanto,A.Md, S.H., mengatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Polres Sumba Barat untuk melakukan penjemputan terhadap Ama Ngailu.
"Pelaku diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Benoa sesaat setelah turun dari Kapal KM Binaya. Setelah dilakukan interogasi singkat, yang bersangkutan benar adalah orang yang masuk dalam daftar DPO," kata Tri Joko Widiyanto melalui keterangan tertulis, Selasa (1/8/2023).
"Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat sehingga DPO dapat kami amankan. Selanjutnya kami akan serahkan kepada Polres Sumba untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.(Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel