Suara Denpasar - PSIS Semarang dipastikan bakal mencoret dua pemain asingnya jelang kontra Madura United dalam pekan keenam BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/8/2023) mendatang.
Dua pemain asing yang dimaksud ini ialah Vitinho dan Taisei Marukawa. Keduanya dipastikan tidak bisa berangkat dalam laga tandang tersebut lantaran mengalami cedera.
Kondisi kedua pemain asing Laskar Mahesa Jenar ini diungkapkan secara langsung oleh dokter tim PSIS, Radityo Haryo Yudhanto beberapa waktu lalu.
“Vitinho setelah mengalami pemeriksaan lanjutan ditemukan robekan parsial pada gastrocnemius muscle (betis) sehingga harus istirahat lebih lama sekitar lima pekan setelah dia mengalami cedera pada saat laga lawan Persebaya,” ujar dokter Radityo Haryo Yudhanto, dikutip dari laman PSIS, Kamis (3/8/2023).
Sedangkan Taisei Marukawa, menurut keterangan dokter Radityo mengalami cedera hamstring pasca pertandingan Borneo FC. Sehingga ia tidak bisa berangkat ke Madura lantaran diharuskan rehat selama satu minggu.
Dengan kondisi inilah, maka mau tak mau PSIS Semarang harus mencoret keduanya dari daftar keberangkatan tim ke Madura.
Akan tetapi, khusus untuk eks Persebaya Surabaya Marukawa yang hanya membutuhkan istirahat satu minggu. Dia akan dipantau dan diproyeksikan untuk pertandingan selanjutnya menghadapi Arema FC. (*)
Berita Terkait
-
Aji Santoso Soroti Kinerja Wasit di Laga Persija vs Persebaya, Erick Thohir Didesak Bonek Bertindak Tegas
-
Wonderkid Baru Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah Ngaku Idolakan Didikan Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-16
-
Buka Suara Soal Aksi Nekat Bonek Jelang Kontra Persija Jakarta, Aji Santoso: Ini Bukan Kapasitas Manajemen
-
Persebaya Surabaya Didenda Komdis PSSI Rp25 Juta, Tim Bajul Ijo Gercep Ingatkan Bonek: Ayo Ditaati Bersama
-
Pasang Badan untuk Brylian Aldama, Aksi Ze Valente Buat Kagum Bonek: Benar-Benar Tipikal Captain
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel