/
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 09:35 WIB
Aktivitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. (Foto: Rovin Bou)

Suara Denpasar - Siapa tak kenal Bali? Di tahun 2023 ini Bali masuk 5 besar destinasi terbaik dunia dengan mendapat penghargaan Traveler's Choice Award for Destinations.

Penghargaan itu dinobatkan oleh TripAdvisor, salah satu situs travel agencies tersohor di dunia yang menempatkan Bali di urutan kedua setelah Dubai. 

Bali mengalahkan London, Roma, dan Paris. Yang mana, ketiga kota tersebut masing-masing menempati urutan tiga, empat, dan lima secara berurutan.

Kenyataan itu tentu sangat kontras dengan status Provinsi Bali yang dinominasikan sebagai pulau destinasi wisata terbaik di dunia itu. 

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Bali mencatat pada semester I tahun 2023 sudah sekitar 5 ribu warga Bali pergi keluar negeri untuk mengadu nasib. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disnaker dan ESDM Bali Ida Bagus Setiawan. Dia menjelaskan dari Januari sampai Juni 2023 sekitar 5 ribu warga Bali keluar dari Bali sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Ida Bagus Setiawan menjelaskan, ribuan warga Bali itu lebih memilih bekerja di luar dengan alasan pendapatan. 

Menurutnya, meskipun sudah diatur dalam UMP (Upah Minimum Provinsi) tapi di lapangan masih banyak perusahaan yang mengabaikan ketentuan UMP Bali tersebut. Sehingga masyarakat akhirnya harus memilih bekerja di luar pulau destinasi wisata terbaik dunia tersebut. 

"Kita sama-sama tahu lah faktanya walaupun sudah diatur dengan UMP, fakta di lapangan belum semuanya bisa menerapkan ini," ujar Setiawan di Rumah Jabatan Gubernur, Denpasar, Jumat (4/8/2023).

Baca Juga: Diduga Terbaca oleh Lawan, Taktik Bojan Hodak Tak Mampu Buat Persib Bandung Menang Lawan Bali United

Setiawan menyadari, fakta itu menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem.

"Jadi PR sebenarnya, PR bersama. Kita akan coba termasuk peluang bursa kerja bagaimana pemberi kerja kita (perusahaan) bisa berikan fasilitas akhir bulan, kita akan adakan bursa kerja berbeda bagaimana kita menyiapkan angkatan kerja dengan dunia kerja," tandas Setiawan. (*/Dinda)

Load More