Suara Denpasar - Jakarta International Stadium (JIS) akhirnya resmi menjadi venue Piala Dunia U-17 2023. Meski demikian, stadion bertaraf internasional ini disebut masih belum memenuhi syarat. Akibatnya, diperlukan renovasi di beberapa aspek agar sebelum akhirnya stadion ini bisa digunakan.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono anggaran renovasi perbaikan JIS dianggarkan sampai Rp6 Miliar hanya untuk pergantian rumput.
Sementara itu, ada berbagai aspek yang harus direnovasi di JIS sehingga anggaran total diprediksi hingga menyentuh angka puluhan hingga milyaran rupiah.
Adapun beberapa aspek yang akan direnovasi dengan anggaran tersebut adalah penyempurnaan akses kawasan, akses pemain hingga beberapa fasilitas-fasilitas lain yang dibutuhkan.
Dengan anggaran fantastis tersebut, masyarakat pun menganggap bahwa pembukaan Piala Dunia U-17 di JIS akan megah dan spektakuler seperti Asian Games 2018 lalu.
Sayangnya, hal itu lantas dipatahkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Erick Menyebut bahwa pembukaan Piala Dunia U-17 tidak akan semegah World Cup pada umumnya.
“Pembukaan (Piala Dunia U-17) akan digelar di JIS. Penutupan ada di Solo (Stadion Manahan). Tetapi untuk pembukaannya jangan terkonotasi seperti World Cup, ini nggak sebesar itu,” jelas Erick Thohir dilansir dari website resmi Kemenpora pada Kamis (10/08/2023).
Seperti diketahui, Piala Dunia U-17 direncanakan berlangsung pada 10 November hingga 2 Desember 2023, dengan empat stadion sebagai venue.
Keempat stadion tersebut adalah Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Baca Juga: Tampilkan Luffy Gear 5, PSIS Semarang Masih Kalah, Barisan Depan Mandul Tanpa Carlos Fortes
Sebelumnya, FIFA telah melakukan inspeksi pada keempat venue tersebut pada tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus. Pemerintah juga telah mendapatkan catatan dari FIFA yang akan dijadikan dasar untuk renovasi stadion. (*/Rizal)
Berita Terkait
-
FIFA Tunjuk Stadion JIS Sebagai Venue Piala Dunia U-17, Jakpro Antisipasi Rumput Mati Karena Intensitas Pertandingan
-
Erick Thohir dan Iwan Bule Beda Pendapat Soal JIS Berstandar FIFA, Anies Baswedan: 'JIS Lebih Baik daripada Stadion Old Trafford'
-
Pak Yan Koster Kalah Lobi? Stadion Dipta Dicoret dari Daftar Venue Piala Dunia-17
-
Akibat Wayan Koster, FIFA Pilih JIS Daripada I Wayan Dipta Bali Sebagai Venue Piala Dunia U-17? Suporter Takut Trauma
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia