Suara Denpasar - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Selatan telah memberikan tanggapan terkait isu utang piutang yang melibatkan PSM Makassar hingga Rp5,6 M.
PSM Makassar, yang dikenal dengan sebutan Juku Eja, diduga memiliki utang yang cukup signifikan dan menjadi perbincangan hangat di publik.
Meski demikian, PSSI Sulawesi Selatan mengklarifikasi bahwa masalah ini merupakan urusan internal klub dan PSSI tidak memiliki kewenangan untuk campur tangan.
"Itu merupakan internal PSM, kami di PSSI tidak bisa mencampuri karena ranah internal," ujar Ahmadi Djafri, Sekretaris PSSI Sulawesi Selatan, dikutip dari Suara Sulsel (23/8/2023).
Ia juga menekankan bahwa PSM Makassar adalah klub yang mandiri dan dimiliki oleh salah satu perusahaan ternama di Indonesia, yaitu Bosowa.
Kendati demikian, Ahmadi Djafri mengakui bahwa utang piutang yang signifikan dapat berdampak pada kualitas klub dan pemain. Oleh karena itu, ia berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik oleh PSM Makassar, klub sepak bola tertua di Indonesia.
Lebih lanjut, Ahmadi Djafri menjelaskan bahwa para pemain PSM Makassar juga memiliki asosiasi yang dipimpin oleh Ponaryo Astaman.
Jika ada pemain yang merasa haknya tidak diberikan selama ini, mereka berhak untuk menggugat. Ia juga menegaskan bahwa PSM Makassar, sebagai milik Bosowa, harus bertanggung jawab atas situasi ini.
Masalah utang piutang PSM Makassar ini terungkap setelah mantan Sekretaris Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Shisie Erisoya, mengungkapnya melalui media sosial.
Baca Juga: India Tegaskan Tetap Buka Keran Ekspor, Harga Beras Bakal Turun?
Ia menyebutkan bahwa PSM memiliki utang sekitar Rp5,6 miliar yang terakumulasi dari sejumlah kegiatan klub sejak tahun 2016 hingga 2019. Utang ini digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk perbaikan lampu stadion Mattoanging demi memenuhi verifikasi Liga 1.
Total utang manajemen PSM kepada Erisoya mencapai Rp14,9 miliar, tetapi sebagian besar masih belum diselesaikan, yaitu sekitar Rp5,6 miliar.
Kuasa Hukum Erisoya, Agus Amri, menjelaskan bahwa uang tersebut diambil secara bertahap sejak tahun 2016. Saat itu, PSM sedang menghadapi kesulitan keuangan, terutama karena jadwal pertandingan yang padat.
Erisoya telah melakukan berbagai upaya untuk menagih hutang ini, termasuk pembicaraan secara kekeluargaan, surat resmi kepada manajemen klub, dan somasi. Meskipun upaya tersebut telah dilakukan, utang tersebut masih belum terbayarkan sesuai dengan kesepakatan.
Saat ini, sumber pendapatan PSM Makassar hanya berasal dari sponsor, dan masalah ini semakin memburuk dengan adanya pembatasan penonton di stadion.
Sejauh ini manajemen PSM belum memberikan komentar mengenai masalah ini, dan pihak media pun masih berusaha untuk mengkonfirmasi hal ini kepada CEO PSM, Sadikin Aksa, dan Direktur PT LIB, Munafri Arifuddin.
Meskipun PSSI Sulawesi Selatan tidak berwenang mencampuri masalah ini, perhatian terhadap situasi keuangan dan utang piutang PSM Makassar tetap menjadi perhatian masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tak Ingin Kalah Seperti Bali United, PSM Makassar Kerahkan Usaha Maksimal dalam Persiapan Menghadapi Yangon United
-
Cek Fakta: Bawa Mantan Anak Asuhnya di PSM Makassar! Bojan Hodak Resmi Rekrut Wiljan Pluim ke Persib Bandung?
-
Bernardo Tavares Tak Lepas Pemain Bela Timnas Indonesia, PSM Makassar Diduga Terlilit Utang sampai Rp56 Miliar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Sakit Hati Sering Dimarahi, Plencung Balas Dendam Curi Motor Pelanggan Bengkel Kakak Ipar
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
Sinopsis Road to Success, Drama China Terbaru Esther Yu dan Chen Jing Ke
-
Kisah Coco Berlanjut, Witch Hat Atelier Season 2 Akan Tayang di Crunchyroll
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda
-
Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi
-
Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan
-
Siapa Saja 8 Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi?
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
-
Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur