Suara Denpasar - Viral kabar pengawal Presiden Jokowi diduga menculik dan membunuh seorang remaja. Hal itu diketahui usai diduga ibu korban menyampaikan pesan untuk presiden usai kehilangan nyawa anaknya.
Ia mengaku bahwa sebelum meninggal, anaknya diculik hingga dimintai uang tebusan sebesar Rp50 juta.
Pelaku penculikan dan pembunuhan itu diduga merupakan oknum pasukan pengawal presiden alias Paspampres. Tak berdaya menebus uang 50 juta rupiah, kabarnya seorang ibu itu harus merelakan nyawa anaknya melayang di tangan pelaku.
Ibu dengan inisial F itu mempertanyakan apa salah anaknya sampai harus dibunuh. Pertanyaan itu disampaikannya untuk Presiden Jokowi, lantaran yang ia tahu pelaku diduga oknum Paspampres.
"Apa salah anak saya pak Jokowi, sampai dibunuh oleh oknum pengawal bapak?" dikutip Suara Denpasar dari instagram @undercover.id pada Senin, (28/8/2023).
Korban berinisial IM (25), ia merupakan warga Mon Keulayu, Gandaputra, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Ibu berinisial F itu juga berharap Presiden Jokowi mengawal kasus kematian ini lantaran pelaku diduga pengawalnya.
Namun hal tersebut masih sebuah dugaan, belum dapat dipastikan apakah benar pelaku merupakan anggota pasukan pengawal presiden atau bukan. (*/Dinda)
Baca Juga: Simak Betapa Jahatnya Dirut Taspen Ini: Viral TikTok Dugaan Money Laundering Antonius Kosasih
Berita Terkait
-
Mengocok Perut! Tingkah Lucu Pemain Thailand Ketika Menerima Secarik Kertas di Piala AFF U-23 Viral, Dibuat Parodi Oleh Warganet
-
Cek Fakta: Turun Tangan, Pagi Ini Jokowi Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Viral
-
Dikira Syahrini, Inilah Sosok Cantik Penjual Mendoan Amba Suci Sotang dari Kebumen yang Viral
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati