Suara Denpasar - Seringkali kamu sudah bersemangat di pagi hari. Merapikan meja kerja, membuat secangkir kopi, sudah menyusun jadwal pekerjaan, dan siap menjalani aktivitas ditemani dengan playlist andalan.
Namun tiba-tiba kemudian rasa malas menghampiri dan ujung-ujungnya kamu menunda semua yang sudah kamu rencanakan dengan matang tadi.
Menunda-nunda pekerjaan adalah yang yang terlihat sepele namun bisa berdampak buruk bagi kehidupan kamu lho.
Memiliki kebiasaan suka menunda juga bisa menghambat prestasi akademik atau karir dalam pekerjaan. Nggak mau kan hal ini terjadi pada kamu.
Melansir dari akun Instagram @pikiran_terbuka, inilah 6 cara jitu stop kebiasaan menunda, agar hidup kamu bisa lebih produktif lagi.
1. Hilangkan semua distraksi
Distraksi ini gak cuma gangguan secara fisik saja, bisa berupa gangguan online juga lho. Apalagi buat kamu yang bekerja dengan gadget dan internet.
Tipsnya: selama bekerja aktifkan airplane mode, matikan dulu dan jangan lihat notifikasi apapun di hape kamu, dan tutup tab atau halaman web yang gak perlu-perlu amat.
2. Cari spot kerja yang nyaman dan minim gangguan
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, carilah spot atau tempat kerja yang nyaman dan minim gangguan. Sebisa mungkin agar kamu bisa fokus selama mengerjakan sesuatu. Rapikan juga tempat kerja mu tersebut agar mood kamu oke selama bekerja.
3. Mulai kerjakan yang tersulit dahulu
Loh, kenapa malah yang tersulit dulu, bukannya lebih enak kerjakan yang termudah dulu? Jadi kalau kamu di awal mengerjakan tugas yang sulit dulu maka beban terberat sudah hilang, tinggal beresin aja yang gampang-gampang.
Biasanya semangat dan energi mu juga lebih banyak di awal, jadi habiskan itu untuk menghadapi tugas yang paling sulit.
4. Terapkan "5 Minute Rule"
Caranya dengan set timer selama 5 menit, lalu mulailah bekerja. Setelah timer berhenti kamu boleh istirahat. Tetapi biasanya setelah 5 menit jalan kamu malah ingin lanjut menyelesaikan kerjaan kamu itu sampai tuntas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Dugaan Aktor Besar di Balik Teror Air Keras Andrie Yunus, Desak Komnas HAM Bertindak
-
Street Flow 3: Film tentang Kritik Sosial Prancis Lewat Kisah Persaudaraan
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Konser Eric Chou di Jakarta Resmi Dibatalkan, Promotor Janjikan Refund
-
Link Resmi Pengumuman SNBP 2026 Kampus Unair Surabaya
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Isu BBM Naik Per 1 April 2026, Begini Cara Cek Harga Resmi Pertamina Biar Gak Kena Hoaks