Suara Denpasar - Insiden putusnya tali seling lift di Ayuterra Resort Ubud menyisakan pilu yang luar biasa. Pasalnya tragedi pada 1 September 3023 sekitar pukul 13.00 Wita itu memakan korban 5 orang karyawan.
Pasca insiden itu pemilik Ayuterra Resort Ubud, Linggawati Utomo mengatakan lift maut itu sudah dinyatakan lulus kelayakan. Terakhir diuji pada November 2022 dan akan kembali di maintanance pada akhir November 2023.
Sayangnya, awal yakni 1 September 2023 kemarin, 5 orang karyawan harus menjadi tumbal lift di Ayuterra Resort Ubud tersebut.
Linggawati Utomo mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh. Mulai dari biaya pemakaman dan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Salah satu penyebab yang diduga membuat tali sling lift putus karena kelebihan muatan.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Gianyar, AKBP Ketut Widiada. Saat melakukan penyelidikan ditemukan dalam buku petunjuk penggunaan lift maksimal 4 orang. Sementara yang saat kejadian lift tersebut dinaiki oleh 5 orang karyawan.
"Tapi saat kejadian malah diisi oleh lima orang. Apakah ini penyebab (tali lift) putus atau ada hal lain? Masih diselidiki," kata Widiada kepada awak media, Sabtu (1/9/2023).
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan akan mengatensi standar operasional prosedur (SOP) fasilitas semua hotel yang ada di Bali agar tidak terjadi kejadian serupa kedepannya.
"Saya akan mengkoordinasikan kembali (dengan Pemerintah Kabupaten/kota) biar cek kembali di lapangan," terang Pemayun.
Baca Juga: Ngeri! Sederet Pemain Asing Liga 2 Ini Punya CV Tak Kalah Top dari Asing Liga 1
Untuk diketahui, Ayuterra Resort Ubud merupakan salah satu hotel berbintang 5 di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Dilihat dari situs resmi Ayuterra Resort Ubud, sewa kamar per malam paling rendah di hotel tersebut mencapai Rp 4 juta per malam atau persisnya Rp 3.956 000.
Ditelusuri dari Google Maps, jarak Ayuterra Resort Ubud dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Bali sekitar 32 KM. Dengan durasi tempuh sekitar 1 jam 15 menit. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial