Suara Denpasar - Usai dilepas Timnas Indonesia, pemain naturalisasi seharga Rp34,76 miliar disebut memberi kode gabung Persebaya Surabaya.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia seharga Rp34,76 miliar yang dimaksud adalah Sandy Walsh.
Sandy Walsh disebut memberi kode bergabung ke Persebaya Surabaya usai menyebut slogan yang biasa digunakan oleh Bonek, suporter Persebaya Surabaya.
Hal itu digunakan Sandy Walsh setelah memperkuat Timnas Indonesia di pertandingan FIFA Match Day melawan Turkmenistan.
Sandy Walsh berpamitan untuk meninggalkan Surabaya, yang mana menjadi tempat digelarnya pertandingan tersebut.
"Terima kasih banyak untuk support, terima kasih Surabaya. Sampai jumpa lagi, #wani," tulis Sandy Walsh dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Sandy Walsh yang menggunakan tagar 'Wani' membuat suporter Persebaya Surabaya, Bonek menyebut itu merupakan kode untuk bergabung tim Bajul Ijo.
"Seketika ngasih kode wani ini bakal masuk Persebaya," tulis akun @randy_a.r dikutip dari laman komentar postingan Instagram tersebut.
Komentar tersebut mendapatkan berbagai balasan dari Netizen yang lain, Sandy Walsh boleh bergabung ke Persebaya, namun tidak sekarang.
"Boleh, kalau udah umur 30 lebih," balas akun @nuramelia276.
"Gapapa nanti kalau udah mau pensiun, sekalian bangun akademi di Surabaya," tulis akun @fivetweenty. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Usai Debut, Sandy Walsh Ketagihan Ingin Kembali Bela Timnas Indonesia di Bulan Oktober
-
Sandy Walsh Buru-buru Pulang Usai Mewujudkan Mimpinya Debut Bersama Timnas Indonesia, Netizen: Suruh Nonton Dulu
-
Tampil Gemilang di Laga Debut, Shin Tae-yong Tak Jamin Posisi Sandy Walsh Aman di Skuad Timnas Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak