Suara Denpasar- Gelandang Arema FC Arkhan Fikri ungkap ketakutannya bermain di Markas Persebaya Surabaya.
Berdasarkan jadwal dari PT Liga Indonesia Baru, Arema FC pada, Sabtu (23/9/2023) mendatang akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam melakoni pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024.
Bermain di kandang Persebaya Surabaya, gelandang Arema FC Arkhan Fikri melalui live Tiktok bersama Marselino Ferdinan mengaku takut.
Percakapan tersebut berawal ketika Arkhan Fikri menyebut timnya yakni Arema FC akan bermain menghadapi Persebaya Surabaya.
“Kapan main sama Persebaya?,” taya Marselino Ferdinan yang juga mantan pemain Persebaya tersebut.
“ Tanggal 23,” sahut Arkhan Fikri.
“Main di Bali,” lanjut Marselino.
Arkhan pun menyampaikan timnya akan bertandang ke Markas Persebaya Surabaya dan mengungkapkan ketakutannya itu.
“Ga lah, sana Surabaya. Mati-matilah aku diamuk suporter. Takut aku bang,” kata Arkhan.
Baca Juga: Laga Deltras Sidoarjo vs Gresik United Ganti Jadwal, Efek Bentrok dengan Persebaya vs Arema FC?
Mendengar pengakuan rekannya tersebut, Marselino pun tertawa dan menyebut Arkhan merasakan apa yang dirasakannya sebelumnya.
“Kau rasain apa yang aku rasakanlah,” sahut Marselino.
Maksud Marselino Ferdinan dalam hal ini adalah mendapat pengawalan dengan menggunakan tank dan barakuda ketika berangkat dan pulang dari pertandingan.
“Pakai tank, pakai tang dibakar meledak juga,” sahut Arkhan lagi.
Seperti diketahui, pada Oktober 2022 lalu tepatnya ketika tragedi Kanjuruhan, Marselino dan kawan-kawan yang memperkuat Persebaya harus mendapat pengawalan khusus ketika menghadapi Arema dengan Baracuda. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial