Suara Denpasar - Aremania membeberkan kesalahan fatal yang dilakukan Arema FC seusai dipulangkan Persebaya Surabaya hanya dengan 1 gol.
Sekadar diketahui, laga panas Derbi Jatim antara Persebaya vs Arema FC yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo sore tadi berakhir dengan skor 3-1.
Tiga gol skuad Bajul Ijo berhasil dicetak Bruno Moreira, Dusan Stevanovic dan Ze Valente. Sementara satu-satunya gol balasan skuad Singo Edan disumbangkan lewat Dedik Setiawan.
Menurut Aremania, kekalahan yang dialami tim kebanggaannya itu bukan tanpa sebab. Melainkan ada kesalahan fatal yang dilakukan Arema FC dalam duel derbi Jatim tersebut.
Kesalahan pertama menurut mereka disebabkan karena Arema FC yang kurang bisa menempatkan posisi pemain yang sesuai. Misalnya, seperti Ahmad Bustomi yang seharusnya di kiri dan Rifad Marasabessy di kanan.
Kesalahan kedua, Aremania memandang skuad Singo Edan salah strategi dalam membagi waktu bermain dan pergantian para pemainnya. Serta terakhir, dilihat dari pemain lokal yang dinilai masih perlu digambleng mentalnya.
Karena itu, mereka meminta Arema FC untuk merombak habis-habisan para pemainnya di putaran kedua.
"Kesalahan fatal min. Seharusnya Ahmad di kiri. Rifad di kanan. Lokolingoy kudune main ket awal. Syaiful gawe kesalahan fatal gek ra diganti. Pemain lokal sek ndue mental mung Ginanjar. Putaran kedua wajib rombak total," kata @fauzanmaftuh_ dilansir dari kolom komentar unggahan @aremafcofficial.
Sepakat dengan komentar tersebut, Aremania lainnya pun turut merasa setuju jika satu-satunya pemain lokal yang saat ini berpengaruh bagi tim ialah Ginanjar Wahyu.
Baca Juga: Inalillahi! Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen, Kendaraan Terbakar hingga Korban Bertebaran di Jalan
"Asli lokal seng paling berpengaruh Ginanjar dek ne ga duwur tapi sundul menang terus, mlayu bal nendi-nendi digodak fisik e apik Ginanjar (Asli lokal, Ginanjar paling berpengaruh tidak tinggi tapi dia terus menang, berlari bola kemana-mana dan punya fisik Ginanjar yang bagus)," kata @rijal_konate.
Kendati demikian, masih ada pula Aremania yang menilai Arema FC bakal kesulitan merombak pemainnya habis-habisan di putaran kedua nanti. Pasalnya, mereka perlu bersiap mengumpulkan sejumlah dana agar bisa mendatangkan amunisi baru yang berkualitas.
Melihat kondisi tim yang saat ini masih berada di ambang degradasi, mereka pun mengaku tidak bisa berharap lebih dan hanya bisa berucap syukur jika tim kebanggaannya itu masih bertahan di Liga 1.
"Rombak total gawe duet e sopo sam? realistis saja bisa bertahan di Liga 1 nggak degradasi sudah bagus karena Arema bukan tim kaya mampu beli banyak pemain berkualitas," kata akun @user6395974929 membalas komentar @fauzanmaftuh_.
Sebagai informasi, kekalahan Arema FC tadi sore membuat mereka belum mampu keluar dari zona degradasi, dan sementara menduduki urutan ke-16 dengan koleksi 10 poin dari 13 laga. (*)
Berita Terkait
-
Josep Gombau Ungkap Rahasia di Balik Kemenangan Persebaya Atas Arema FC
-
Gegara Kalah Saing dari Vitinho? Eks Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa Diminta Suporter PSIS Semarang Bergeser ke Posisi Ini
-
Gegara Gali Freitas Terlalu Diistimewakan? Eks Persebaya Surabaya Taisei Marukawa Disuruh Pindah Klub Usai PSIS Semarang Kalah di Kandang Lawan
-
Gegara Sebut Laga Kontra Persib Bandung sebagai Derby Jabar, Persikabo 1973 Malah Dijulidi Warganet: Mau Banget Jadi Rival
-
Gegara Unggahan Ini, Bonek Minta Manajemen dan Bu Bos Persebaya Ivo Ananda Bawa Pulang Duo Predator Brazil ke Surabaya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
Negara Rugi Rp361 Miliar, Terbongkar Jaringan Penyelundup Solar Subsidi dari Sulsel ke Kalimantan
-
Tepian Batang Mandau: Saksi Bisu Sejarah Migas, Magnet Wisata yang Hidupkan Ekonomi Warga
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh
-
Barcelona Masih Bimbang, Chelsea Siap Tampung Marcus Rashford dari Manchester United
-
Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal
-
Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!