- Ekspor produk kreatif RI tumbuh positif pada awal 2026.
- AS, Singapura, dan Eropa jadi pasar utama produk kreatif RI.
- Tren produk ramah lingkungan dorong peluang ekspor kerajinan RI.
Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan kinerja ekspor produk kreatif Indonesia menunjukkan tren positif pada awal 2026. Produk berbasis desain, tekstil, hingga kerajinan dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang di pasar internasional.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, mengatakan pasar global masih terbuka lebar terhadap produk kreatif asal Indonesia, terutama yang memiliki kekuatan budaya dan nilai seni.
“Pada periode Januari hingga Maret 2024 ini, performa ekspor produk kreatif kita menunjukkan performa yang positif,” kata Ari dalam acara Pameran Rumah Tenun Magelang di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Menurut Ari, sejumlah negara masih menjadi tujuan utama ekspor produk kreatif Indonesia. Amerika Serikat, Thailand, Hong Kong, Singapura, hingga negara-negara Eropa disebut masih menjadi pasar potensial bagi produk lokal.
Ia menilai tingginya minat pasar global menunjukkan produk Indonesia tetap memiliki daya saing, khususnya untuk produk yang mengedepankan desain, identitas budaya, dan nilai tradisional.
Selain faktor kualitas produk, perubahan tren konsumsi global juga menjadi angin segar bagi industri kreatif nasional. Konsumen dunia kini mulai beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai keberlanjutan.
“Tren global saat ini semakin mengarah pada produk yang sustainable, berbahan alami, handmade, dan memiliki cultural storytelling yang kuat,” ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi pelaku usaha kreatif Indonesia untuk memperluas pasar ekspor, terutama bagi produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, dan produk berbasis budaya lokal yang memiliki ciri khas kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya
-
Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
-
IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!
-
Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara
-
Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah
-
Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa