/
Selasa, 26 September 2023 | 16:23 WIB
Mengaku Tidak Menolak Bela Timnas Indonesia, Posisi Ramadhan Sananta Bakal Tersingkir Oleh Striker Keturunan Indonesia-Belanda Ini?

Suara Denpasar - Nama Mauro Zijlstra mungkin belum begitu familiar. Pemain keturunan Indonesia-Belanda ini adalah seorang striker berusia 18 tahun yang kini bergabung di klub NEC Nijmegen U-21. Jika nantinya diundang untuk bela timnas Indonesia, pemain muda ini akan menyaingi posisi Ramadhan Sananta yang selama ini jadi striker andalan skuad Garuda.

Nenek dari pihak ayah dari Mauro Zijlstra merupakan orang Bandung, Indonesia, menjadikan Mauro memiliki ikatan khusus dengan negara ini meskipun ia tumbuh besar di Belanda.

Mauro Zijlstra lahir pada 9 November 2004, dan meskipun usianya masih tergolong muda, ia telah menunjukkan kemampuan yang mengesankan di lapangan sepakbola. Posisinya sebagai striker di NEC Nijmegen U-21 memberinya kesempatan untuk terus mengasah keterampilan dan mencetak gol-gol penting bagi timnya.

Dikutip dari transfermarkt.co.id, perjalanan karir sepakbolanya telah membawanya melalui beberapa klub, termasuk AZ Alkmaar Youth, AFC Youth, AFC U17, dan AFC U18, sebelum akhirnya berada di NEC U21. Namun, fokus pemain dengan tinggi badan 187 cm ini sekarang adalah untuk mendapatkan tempat di tim senior NEC Nijmegen.

Ketika ditanya tentang kemungkinan bermain untuk Timnas Indonesia dalam sebuah wawancara telepon dengan Yussa Nugraha di kanal YouTubenya, Mauro Zijlstra memberikan jawaban yang menarik. Ia menyatakan tidak menolak untuk membela Timnas Indonesia jika mendapatkan undangan.

“Aku akan memikirkan itu dengan baik dengan ayahku juga. Tentu disini kompetisinya sama jaraknya berbeda dan jauh," kata Mauro dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha (26/9/2023).

Namun, ia juga menyadari bahwa pada tahap karirnya saat ini, fokusnya adalah untuk bermain di tim senior klub profesional terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan untuk bermain untuk Timnas Indonesia.

"Sebelum aku bisa bermain untuk Timnas Indonesia, aku ingin bermain di tim senior profesional dulu," tambahnya. 

“Jadi buat di situasiku sekarang mungkin masih terlalu cepat untuk bisa mendapatkan undangan. Tapi misal situasiku berubah dalam setengah atau 1 tahun ke depan dan aku mendapatkan undangan, aku bisa menjawab iya," katanya dengan semangat.

Baca Juga: Fans Timnas Indonesia Khawatir Asuhan Shin Tae Yong yang Berkarir di Belgia Diabaikan PSSI Gara-gara Ini

Pernyataan Mauro Zijlstra ini membuka potensi besar bagi Timnas Indonesia untuk memiliki striker muda yang memiliki talenta seperti Ramadhan Sananta.(*/Rizal)

Load More