Suara Denpasar - Nama Mauro Zijlstra mungkin belum begitu familiar. Pemain keturunan Indonesia-Belanda ini adalah seorang striker berusia 18 tahun yang kini bergabung di klub NEC Nijmegen U-21. Jika nantinya diundang untuk bela timnas Indonesia, pemain muda ini akan menyaingi posisi Ramadhan Sananta yang selama ini jadi striker andalan skuad Garuda.
Nenek dari pihak ayah dari Mauro Zijlstra merupakan orang Bandung, Indonesia, menjadikan Mauro memiliki ikatan khusus dengan negara ini meskipun ia tumbuh besar di Belanda.
Mauro Zijlstra lahir pada 9 November 2004, dan meskipun usianya masih tergolong muda, ia telah menunjukkan kemampuan yang mengesankan di lapangan sepakbola. Posisinya sebagai striker di NEC Nijmegen U-21 memberinya kesempatan untuk terus mengasah keterampilan dan mencetak gol-gol penting bagi timnya.
Dikutip dari transfermarkt.co.id, perjalanan karir sepakbolanya telah membawanya melalui beberapa klub, termasuk AZ Alkmaar Youth, AFC Youth, AFC U17, dan AFC U18, sebelum akhirnya berada di NEC U21. Namun, fokus pemain dengan tinggi badan 187 cm ini sekarang adalah untuk mendapatkan tempat di tim senior NEC Nijmegen.
Ketika ditanya tentang kemungkinan bermain untuk Timnas Indonesia dalam sebuah wawancara telepon dengan Yussa Nugraha di kanal YouTubenya, Mauro Zijlstra memberikan jawaban yang menarik. Ia menyatakan tidak menolak untuk membela Timnas Indonesia jika mendapatkan undangan.
“Aku akan memikirkan itu dengan baik dengan ayahku juga. Tentu disini kompetisinya sama jaraknya berbeda dan jauh," kata Mauro dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha (26/9/2023).
Namun, ia juga menyadari bahwa pada tahap karirnya saat ini, fokusnya adalah untuk bermain di tim senior klub profesional terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan untuk bermain untuk Timnas Indonesia.
"Sebelum aku bisa bermain untuk Timnas Indonesia, aku ingin bermain di tim senior profesional dulu," tambahnya.
“Jadi buat di situasiku sekarang mungkin masih terlalu cepat untuk bisa mendapatkan undangan. Tapi misal situasiku berubah dalam setengah atau 1 tahun ke depan dan aku mendapatkan undangan, aku bisa menjawab iya," katanya dengan semangat.
Pernyataan Mauro Zijlstra ini membuka potensi besar bagi Timnas Indonesia untuk memiliki striker muda yang memiliki talenta seperti Ramadhan Sananta.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Bolak-balik Cedera, Kini Sandy Walsh Alami Gegar Otak Ringan, Batal Bela Timnas Indonesia Bulan Oktober?
-
Gabung Timnas Indonesia U-24 Jelang 16 Besar Asian Games 2022, Bomber Persis Solo Siap Unjuk Gigi
-
Alfeandra Dewangga Tak Takut Hadapi Lawan, Timnas Indonesia Siap Gempur Uzbekistan di Babak 16 Besar Asian Games
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti