Suara Denpasar - Persib Bandung saat ini tengah berada di tren positif usai tak alami kekalahan dalam 6 pertandingan terakhir.
Hal ini setelah pelatih baru tim Pangeran Biru, Bojan Hodak memberikan sentuhan pertamanya.
Pelatih asal Kroasia itu mengaku bahwa target awal saat menahkodai Persib, adalah menjauh dari zona degradasi. Yakni di peringkat 16 dari 18 tim yang berlaga di Liga 1 musim ini.
Kendati sudah menjauh dari zona degradasi, perlahan Bojan Hodak menekankan kepada anak asuhnya untuk berambisi merangsek ke papan tengah klasemen.
"Kemudian saat kami sudah melakukan itu.. target kami berubah ke papan tengah," papar Hodak dikutip dari laman resmi persib.co.id pada Rabu (27/9/2023).
Target tersebut pun mampu diraih tim Pangeran Biru dengan melaju ke peringkat 5. Bahkan, Persib hanya selisih gol dengan PSIS Semarang yang menempati posisi ke-4.
"Kini dengan berada di peringkat ke-5, kami mulai melihat peluang masuk ke 4 besar.. tapi tentu step by step," imbuh Hodak.
Mengincar peluang untuk konsisten berada di 4 besar, tentunya Persib akan memiliki tiket berkompetisi di Championship Series.
Target itu pun disambut Bobotoh dengan penuh suka cita. Bahkan, strategi dan gaya permainan Bojan Hodak dinilai cukup jenius.
Baca Juga: Suwon FC Dituding Hanya Ingin Tambah Followers Gara-gara Rumor Eks PSIS Semarang Pratama Arhan
"Pelatihnya keren ga banyak update.. gak banyak ngomong, kerjanya serius.. mudah-mudahan istiqomah tren positifnya," tulis @luqmanimanuddin dikutip di kolom komentar postingan akun Instagram @stay_persib.
"Strategi yang saya suka saat Hodak ini menggebrak dengan pergantian pemain beruntun di menit 60 ke atas dengan para pemain cepat.. saat tim lain sudah kelelahan di menit tersebut Persib justru tancap gas.. dan tak perlu menang telak.. yang penting intinya menang," tambah @nurkhasann.
"Memang Persib ini harus di treatment seperti Real Madrid.. gak usah main cantik dan cetak gol banyak.. yang penting menang dan bersaing di papan atas," pungkas @birakiga.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Tak Kunjung Tampil, Pemain Rp 3,48 Miliar Persib Bandung Dicari Bobotoh: Kemana Ya?
-
Goran Paulic Resmi Gabung dengan Skuad Persib Bandung, Netizen Sindir Eks Pelatih yang Kabur ke Spanyol
-
Pemain Persib Senilai Rp4,78 Miliar Batal Gabung Ramadhan Sananta Menyusul Timnas Indonesia U-24 di Ajang Asian Games
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'