Suara Denpasar - Indonesia semakin gencar mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah penyelenggara turnamen Piala Dunia U-17.
Gelaran Piala Dunia U-17 akan dibuka sebentar lagi yakni pada 10 November 2023, sehingga segala persiapannya betul-betul tengah diseriuskan, termasuk adanya theme song atau lagu tema untuk Timnas Indonesia.
Menariknya, meski menggunakan judul berbahasa Inggris, theme song Timnas Indonesia yang kabarnya akan dibawakan saat opening ceremony Piala Dunia U-17 ini mengusung genre musik dangdut.
Hal ini tentu memiliki konsep menyatukan semangat olahraga dengan dangdut yang merupakan musik budaya khas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bahkan menggunggah lagu berjudul We Are Together tersebut di akun instagram pribadinya, @erickthohir, pada Rabu malam (27/9/2023).
Dalam unggahan sang Ketua Umum, tampak lagu tersebut dinyanyikan penyanyi dangdut papan atas, Wika Salim.
Erick Thohir bahkan menyarankan agar lagu tersebut dihafalkan menjelang dibukanya turnamen Piala Dunia U-17.
"Sudah dengar belum theme song Timnas Indonesia "We Are Together?" Jangan lupa dihapalin biar bisa nyanyi dan joget bareng saat pembukaan Piala Dunia U-17," kata Erick Thohir, dikutip dari caption unggahan video di akun Instagram-nya.
Namun, meski theme song bergenre dangdut ini cukup unik dan inovatif, tak sedikit netizen yang justru menyayangkan pemilihan lagu untuk Timnas Indonesia.
Salah satu kritik yang paling banyak disuarakan adalah terkait lagu ciptaan musisi Alfyrev yang dinilai lebih cocok dan sesuai tema untuk menjadi theme song Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial