Suara Denpasar - Pelatih Sabah FC, Ong Kim Swee, memberikan pujian yang tinggi kepada pemain timnas Indonesia, Saddil Ramdani, setelah penampilan gemilangnya dalam kemenangan telak Sabah FC 5-0 atas PSM Makassar dalam lanjutan fase grup AFC Cup 2023/24.
Pujian pelatih Sabah terhadap Saddil Ramdani menjadi sorotan seiring dengan perbandingan antara penampilan Saddil di klub dan di timnas, terutama di bawah kendali pelatih Shin Tae Yong.
Dalam pertandingan tersebut, Saddil Ramdani tampil luar biasa dengan memberikan tiga assist dan menjadi aktor utama dalam kartu merah yang diberikan kepada kiper PSM Makassar, Reza Arya.
Performa cemerlang pemain berusia 24 tahun ini dalam laga tersebut tak hanya mencuri perhatian para penggemar sepak bola, tetapi juga mendapat pujian langsung dari pelatihnya sendiri, Ong Kim Swee.
"Ya tentu saja, dia (Saddil Ramdani) ingin membuktikan sesuatu. Seperti yang saya katakan di awal musim dan ketika pertama kali bersama Saddil," ungkap Ong Kim Swee dengan antusias dikutip dari akun IG @fakta.timnas (6/10/2023).
Lebih lanjut, Ong Kim Swee juga menyatakan keyakinannya bahwa Saddil adalah salah satu pemain terbaik di Asia Tenggara. Pujian seperti ini menggarisbawahi kontribusi besar yang diberikan Saddil dalam timnya.
"Saya percaya dia adalah salah satu pemain terbaik di Asia Tenggara," ujar Ong Kim Swee dengan yakin.
Meskipun mendapat pujian dari pelatihnya dan tampil gemilang bersama Sabah FC, Saddil Ramdani tak luput dari kritikan di media sosial. Beberapa netizen di akun Instagram @fakta.timnas memberikan pendapat mereka terkait perbedaan penampilan Saddil di klub dan timnas di bawah kendali pelatih Shin Tae Yong.
“Tapi anehnya kenapa kurang stel sama taktik sty ya,” ujar akun IG @blacklemon97.
Baca Juga: Persija Jakarta Incar Kemenangan di 3 Laga Terakhir Putaran Pertama Liga 1 Musim 2023/2024
“Di club sumbang assist, di timnas malah lari sampai ujung dunia tanpa ngoper,” tulis akun IG @harry.a_95.
“Kalau main membela Timnas main nya ogah ogahan,” kata akun IG @brusliebruslie.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Moncer di Sabah FC hingga Bikin Hattrick Assist Lawan PSM Makassar, Saddil Ramdani Dicap Egois Saat Main di Timnas Indonesia
-
Dibantai Saddil Ramdani! Pelatih PSM Makassar Alasan Gaji Jadi Salah Satu Faktor Kekalahan?
-
Marselino Ferdinan Tergeser, Ini Pemain Termuda Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit