Suara Denpasar – Bek sayap Timnas Indonesia yang kini bermain untuk klub Korea Jeonnam Dragons, Asnawi Mangkualam nampaknya sudah tiba di Indonesia guna menjalani latihan untuk laga kontra Brunei Darussalam. Kepastian itu didapat dari story yang diupload dari instagramnya, @asnawi_bhr.
Bek berusia 24 tahun dengan nilai pasar 5,65 Miliar Rupiah itu langsung bertemu dengan rekan kompatriotnya, Pratama Arhan yang kini membela klub Jepang, Tokyo Verdy.
Asnawi langsung berangkat ke Indonesia usai berhasil membantu timnya, Jeonnam Dragons mengalahkan mantan timnya, Ansan Greeners dengan skor 3-2. Ia berhasil membawa klubnya, Jeonnam Dragons merangsek ke peringkat 6 sementara Korean League 2 dengan koleksi 47 poin hasil dari 14 kemenangan, 5 hasil seri, dan 13 kali kekalahan.
Dikutip dari Transfermarkt.co.id, musim ini Asnawi telah bermain dalam 23 laga total bagi klubnya. Dalam 23 laga di 2 ajang tersebut, ia berhasil membukukan 2 assist bagi Jeonnam Dragons. Sayangnya, kontrak Asnawi akan berakhir pada 31 Desember 2023.
Asnawi diprediksi akan diturunkan Shin Tae Yong dalam laga melawan Brunei Darussalam dalam lanjutan Ronde 1 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia yang akan digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta pada 12 Oktober mendatang.
Bek kanan Timnas Indonesia itu memang sudah menjadi andalan bagi pelatih kebangsaan Korea Selatan yang pernah menukangi Korea Selatan itu. Total ia sudah mencatat 32 caps bersama Timnas Indonesia dengan catatan 1 assist. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial