Suara Denpasar - Satu lagi nama pemain keturunan yang dikabarkan mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17, Chow Yun Damanik.
Pemain berdarah Togo dan Indonesia ini bermain untuk klub Swiss, Lausanne Sports Academy.
Dilansir dari akun Instagram @garudafansindo, Chow Yun Damanik yang masih berumur 16 tahun diminta untuk bergabung dengan pemain diaspora lainnya di Timnas Indonesia U-17.
Dalam unggahan akun @garudafansindo memperlihatkan foto Chow Yun Damanik yang baru saja bergabung dengan Timnas Indonesia U-17.
"Garuda u17 memanggil pemain Diaspora @8choww (16) dari klub Swiss Lausanne Sports Academy," tulis akun tersebut.
Unggahan tersebut menuai respon dari para netizen Indonesia.
“Semoga segera dimainkan di senior biar aman...kayak spanyol mengamani Lamine yamal,” tulis akun @garudafansindo.
Sementara melansir dari transfermarkt.co.id, berikut ini adalah profil lengkap dari Chow Yun Damanik.
Chow Yun Damanik ini pernah bergabung di klub pemuda yaitu Association Yverdon-Sport.
Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir Rencanakan Trophy Tour Satu Bulan ke Empat Kota Jelang Piala Dunia U-17
Selama berkarir, Chow Yun Damanik belum memiliki riwayat transfer sama sekali sejak bergabung dengan Lausanne Sports Academy.
Klub Lausanne Sport Academy ini bermarkas di Centre Sportif de la Tuiliere dengan maksimal 2000 kursi penonton.
Pihak Lausanne Sport Academy juga mencantumkan nama Chow Yun Damanik dengan dua kewarganegaraan sekaligus yaitu Indonesia dan Swiss di skuadnya.
Apalagi pihak Lausanne Sport Academy sudah bergabung di Swiss U17 Elite League selama 6 tahun terakhir.
Dilansir dari suara.com, darah Indonesia Chow Yun Damanik diketahui berasal dari sang ibu ibu berkewarganegaraan Indonesia, dan ayah kewarganegaraan Swiss.
Tetapi sejak menikah dan menetap di swiss, ibunya berpindah kewarganegaraan menjadi swiss.
Faktanya Chow Yun Damanik hanya memiliki paspor Swiss, jika ingin bermain di Garuda U17 tentu harus melalui proses naturalisasi.
Ibu dari Chow Yun Damanik ini berasal dari Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Chow Yun Damanik diharapkan bisa menjadi pemain yang berprestasi di Timnas Indonesia U-17. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Kedatangan Pemain Keturunan Baru, Sudah Cetak 2 Gol di Bundesliga, Siapa Dia?
-
Begini Pesan Pratama Arhan, Elkan Baggot, dan Rafael Struick untuk Pemain Timnas Indonesia U-17 pada Laga Piala Dunia 2023
-
Timnas Indonesia U-17 Menang Dua Kali di Laga Uji Coba, Welber Jardim Dianggap Sebagai Jimat Keberhasilan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar