Suara Denpasar - Hakim MK (Mahkamah Konstitusi) mulai jadi sorotan usai keluar putusan batas usia Capres Cawapres untuk Pemilu 2024 mendatang.
Singkatnya, putusan itu memperbolehkan siapapun maju sebagai Capres dan Cawapres walaupun belum berusia 40 tahun asalkan pernah atau sedang menjabat sebagai Kepala Daerah.
Putusan MK itu ramai, banyak yang berasumsi bahwa di baliknya ada sebuah kepentingan agar Gibran Rakabuming, Wali Kota Solo bisa maju sebagai Cawapres.
Nama Gibran memang sejak lama dikait-kaitkan dengan Prabowo Subianto, Bacapres dari koalisi Indonesia Maju.
Namun ternyata, ada empat hakim MK yang menolak putusan tersebut, salah satunya adalah alumni UIN Jakarta, dikutip Suara Denpasar dari suara.com pada Selasa, (17/10/2023).
Sosok tersebut adalah Wahiduddin Adams, ia pernah berkuliah di UIN Jakarta, kala itu nama perguruan tinggi itu masih IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Wahiduddin Adams lahir pada 17 Januari 1954 di Palembang, ia pernah belajar di Universitas Muhammadiyah dalam program S1 jurusan Hukum.
Kemudian, ia melanjutkan S2 di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang sekarang telah menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Wahiduddin sudah menjadi hakim konstitusi sejak 2014 lalu. Ia juga pernah bekerja di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia alias Kemenkumham. (*/Dinda)
Baca Juga: Gibran Rakabuming Akan Dicalonkan jadi Cawapres Prabowo? Analis: Lebih Baik Mundur dari PDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo