Suara Denpasar- Pelaku tabrak lari terhadap dua pengendara motor di Jalan Siligita, Nusa Dua, Badung, Bali hingga kini belum tertangkap. Pelaku yang diduga mengendarai mobil BRV plat B 1950 W** hingga kini belum juga ada itikad baik usai menabrak dua korban yang berasal dari Rembang Jawa Tengah ini.
Atas kondisi ini Himpunan Keluarga Rembang (HKR) di Bali mendesak kepolisian untuk segera menangkap pengendara mobil BRV plat B 1950 W**. Desakan ini disampaikan lantaran sudah diketahui identitas kendaraan terduga pelaku penabrak dua orang korban.
"Kami mendukung setiap langkah kepolisian dalam mengusut kasus ini, karena itu kami dari HKR mendesak agar pelakunya segera ditangkap. Tabrak lari ini perbuatan kriminal, apalagi korbannya sampai mengalami patah tulang sangat serius," jelas Ketua HKR di Bali H Suseno S.Pd.
Dua korban tabrak lari ini adalah Irwan Eko Siswanto (35) dan Mohammad Minanur Rahman (19) asal Rembang. Kondisinya memprihatinkan dan kini masih dirawat di RS Sanglah Denpasar.
Para korban selama ini merantau jauh-jauh dari kampung halaman untuk menjadi tulang punggung buat keluarga masing-masing. Dengan kejadian ini membuat keduanya terancam kehilangan pekerjaan dalam waktu lama.
"Kami di HKR sangat prihatin atas kejadian ini, korban yang tertabrak bukannya ditolong, tapi pengendara mobil ini malah kabur. Karena itu kami berharap pelaku bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya," jelas Suseno yang merupakan Ketua DPC PKB Badung ini.
Pihaknya juga siap menyiapkan pengacara atau tim hukum jika suatu saat dibutuhkan dalam penyelesaian kasus ini. HKR di Bali memiliki ratusan anggota termasuk dua orang teknisi yang jadi korban tabrak lari tersebut.
Anggota HKR tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Anggota HKR bekerja di berbagai bidang, untuk di Bali ada dari TNI, Polri, mahasiswa, wiraswasta, pekerja hingga pengusaha.
Di tempat terpisah, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol Ruminio Ardano mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Saat ini kasusnya sedang ditangani Polresta Denpasar.
Baca Juga: Minim Menit Bermain, Persib Bandung Pilih Pinjamkan Pemain Rp 869 Juta ke Klub Liga 2
"Walaupun sudah dapat identitasnya masih perlu dilakukan penyelidikan lagi terkait kepemilikan kendaraan tersebut," jelasnya.
Kronologi kejadian
Dua teknisi AC Irwan Eko Siswanto dan Mohammad Minanur Rahman mengalami patah tulang serius karena tabrak lari.
Saat ini pihak Polresta Denpasar sedang melakukan perburuan terhadap pelaku yang diduga menggunakan mobil honda BRV plat B 1950 WIM warna putih keabu-abuan.
“Kita sudah kumpulkan informasi di lapangan dan pelaku sedang kita buru,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu ketut Sukadi, Selasa, (7/11/2023).
Berdasarkan data dari Polresta Denpasar, kejadian tersebut terjadi di depan Bengkel Tunggal jalan Siligita, Nusa Dua, Badung, Bali sekitar pukul 15.00 WITA. Kedua korban menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi P 4093 WA Selasa (8/11).
Berdasarkan kronologi, kedua korban menggunakan sepeda motor ke arah jalan Siligita untuk bekerja. Di tanjakan jalan tersebut, mobil honda BRV berplat B 1950 W** yang diduga sebagai pelaku tabrak lari tersebut oleng dari arah berlawanan dan langsung menghantam motor korban .
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Laga AFC Bali United vs CC Mariners, Wasit Dianggap Bermasalah Pimpin Pertandingan?
-
Resmikan Eks PSIS Semarang, Suporter Bali United Prediksi Lutfhi Kamal Akan Senasib dengan Pemain Rp1,74 Miliar Ini
-
Polresta Denpasar Mulai Buru Pengendara BRV yang Tabrak Lari 2 Teknisi AC, Korban Remuk Kakinya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?