Suara Denpasar - Real Madrid merupakan salah satu klub sepak bola di Eropa yang memiliki akademi pemain muda terbaik di Eropa.
Bahkan akademi yang diberi nama La Fabrica itu sukses mengalahkan akademi La Masia milik rival abadi mereka, Barcelona.
Melansir dari Diario AS, berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Observatorium Sepak Bola CIES, pemain yang berasal dari akademi La Fabrica salah satu yang terbanyak bermain di liga top Eropa (Spanyol, Italia, Jerman, Prancis dan Inggris).
Dalam laporan mingguan itu dilaporkan ada 44 pemain dari La Fabrica yang bermain di liga besar Eropa tersebut. Sedangkan pemain dari La Masia hanya berjumlah sekitar 40 orang saja.
Memang benar para pemain akademi ini jarang menembus tim utama, mengingat target Real Madrid yang sangat tinggi.Tak heran jika Valdebebas kemudian menjadi sumber pendapatan bagi Madrid.
Sejak 2009, Madrid telah menghasilkan USD 431 juta dari penjualan pemain dari mereka yang berasal dari akademi klub di ibu kota Spanyol.
Namun di musim ini kondisinya sedikit berbeda. CIES mengungkapkan bahwa musim ini Real Madrid banyak menggunakan jasa pemain dari akademinya sendiri ketimbang Barcelona.
Hal ini jelas berbanding terbalik dengan citra yang mereka bentuk selama ini yang banyak mengimpor pemain dari luar akademi.
Football Observatory telah menyusun daftar klub-klub yang paling banyak menggunakan jasa pemain-pemain akademinya. dalam daftar tersebut Vinicius dan Rodrygo juga masuk dalam hitungan, sama halnya dengan Pedri di Barcelona.
Baca Juga: Eks Pemain Persija Jakarta, Osvaldo Haay Resmi Bergabung Bhayangkara FC
Hasilnya adalah Athletic Club menjadi yang teratas mengingat kebijakan transfer klub Basque tersebut yang cenderung membatasi pengeluaran. Disebutkan mereka telah memberikan 68,9% menit bermain kepada 14 pemain lokalnya.
Peringkat kedua dan ketiga adalah Lyon (45,6%) dan Real Sociedad (45,4%). Dan di tempat keempat baru ada Real Madrid yang telah memberikan 8 pemain akademinya 36,3% dari menit bermain yang tersedia.
Sementara itu Barcelona berada di peringkat kesembilan, juga dengan delapan pemain yang memberi menit bermain sebanyak 29,1% kepada pemain akademinya.
Klub Inggris menjadi yang paling jarang memberi kesempatan kepada pemain akademinya. Dalam daftar itu klub Inggris yang muncul paling atas adalah Arsenal yang ada di peringkat ke-14. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?