Suara.com - Di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi yang baru-baru ini dikabarkan oleh Pertamina, masyarakat kini harus mengambil langkah tepat untuk melakukan penghematan.
Beberapa tips berkendara agar hemat BBM bisa dilihat di sini, lengkap dengan ulasannya.
Konsumsi BBM sendiri jadi hal yang pasti dilakukan, khususnya untuk Anda yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Tanpa menerapkan cara yang tepat, pengeluaran bisa membengkak tidak terkendali.
Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk berkendara agar hemat BBM? Beberapa tipsnya bisa Anda cermati di sini, dilansir dari laman Mitsubishi serta beragam sumber lain.
1. Menjaga Putaran Mesin Stabil
Pada kebanyakan mobil, torsi paling efisien ada pada kisaran 2.000 - 3.000 RPM. Pada torsi ini, mesin bekerja optimal melakukan pembakaran sekaligus memberikan keluaran tenaga yang sesuai dengan "biaya" BBM-nya.
Lakukan juga perpindahan gigi pada rentang putaran mesin tersebut. Jika terlalu tinggi, suplai bahan bakar akan semakin besar. Namun jika terlalu rendah diperlukan injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.
2. Mengemudi dengan Cara 'Cerdas'
Mengubah gaya mengemudi bisa jadi salah satu cara dan tips berkendara agar hemat BBM yang tepat. Hindari gaya mengemudi dengan agresif, dan jadilah lebih bijak saat menginjak pedal gas.
Baca Juga: Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
Perubahan kecil ini dapat menghemat bahan bakar yang digunakan. Pada konteks jalan tol, upayakan untuk melaju konstan di kecepatan sekitar 70 km/jam. Melaju di kecepatan lebih tinggi, 100 km/jam misalnya, akan meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 15%.
3. Tidak Melakukan Akselerasi dan Pengereman Mendadak
Akselerasi dengan konstan akan membuat suplai bahan bakar di dalam ruang pembakaran menjadi stabil. Akselerasi yang mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal.
Di konteks lain, pengereman secara berlebihan juga memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam guna memperoleh kecepatan semula. Hal ini terasa kecil, tapi bisa berdampak besar jika jadi kebiasaan yang terus dilakukan.
4. Oktan yang Sesuai
Setiap mesin mobil memiliki standar bahan bakar yang jelas, dan rekomendasi dari produsennya. Untuk menghemat bahan bakar dan memaksimalkan proses pembakaran, gunakan BBM dengan oktan yang sesuai atau yang direkomendasikan oleh produsen mobil Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Hino Perkuat Investasi dan Siap Jadikan Indonesia Basis Ekspor Kendaraan Niaga Global
-
BYD Buka Suara Usai Kalah Sengketa Merek Denza di Indonesia
-
Waspada Korsleting, Ini 7 Cara Ampuh Mencegah Tikus Menggigit Kabel Mobil
-
6 Cara Menjaga Baterai Mobil Listrik agar Tidak Cepat Rusak, Aman hingga Belasan Tahun
-
Terpopuler: Merk Motor Listrik yang Awet, Hitungan Pajak Mobil Listrik Sekarang
-
Motor Listrik yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Paling Worth It
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan
-
BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026
-
5 Sepeda Listrik Lipat Murah untuk Anak Sekolah, Lebih Praktis dan Stylish
-
3 Warna Mobil yang Tidak Menyerap Panas, Tetap Sejuk Meski Parkir di Bawah Terik Matahari