Suara Denpasar - Radja Nainggolan merupakan salah satu pemain sepakbola berdarah Indonesia yang pernah membela timnas Belgia.
Bersama Sabreena Dressler yang bermain untuk Timnas Putri Indonesia, Radja Nainggolan menjadi brand ambassador untuk event Piala Dunia U-17 2023.
Kehadiran Radja Nainggolan yang sepanjang karirnya bermain di Eropa, tepatnya Liga Italia, diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan bagi timnas Indonesia.
Keduanya lalu diundang sebagai narasumber untuk podcast yang digelar oleh kanal Sport77 Official. Dalam podcast tersebut, Radja Nainggolan memberikan pesan penting kepada bibit muda timnas Indonesia.
Menurut eks pemain AS Roma itu, untuk meraih kesuksesan, yang paling penting adalah bekerja keras dan percaya pada impian yang ingin digapai.
“Bagi saya yang paling penting (untuk meraih kesuksesan) adalah bekerja keras dan juga harus percaya dapat meraih mimpi,” kata Radja Nainggolan. “Karena saya rasa semua orang yang memulai (karir) sepak bola di usia muda ingin menjadi besar. Semua orang punya idolanya masing-masing.”
Gelandang berusia 35 tahun itu juga menambahkan, untuk bisa menjadi seperti idola sepak bola, mereka harus berani mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hasilnya.
“Dan jika kalian ingin menjadi seperti idola kalian, kalian harus memberikan sesuatu lalu kalian akan mendapatkan gantinya,” lanjutnya.
Selain itu, untuk bisa menjadi pemain sepakbola yang besar, para pemain harus berani keluar dari Indonesia dan menjajal kompetisi di Eropa.
Baca Juga: Jude Bellingham Terpantau Sudah Latihan, Siap Tampil di Laga Real Madrid vs Cadiz?
“Menurut saya kesulitan pemain Indonesia adalah untuk keluar dari Indonesia dan berada di bagian dunia yang lain, berhadapan dengan mentalitas yang sangat berbeda,” tambah eks pemain Cagliari tersebut.
“Kalian harus mencobanya, dan harus punya keberanian untuk mencobanya.”
Radja Nainggolan terus menekankan untuk jadi pemain sepakbola yang hebat, para pemain Indonesia harus pindah dan mencoba bermain sepakbola di luar Indonesia.
“Semua tergantu apa yang ingin kalian raih. Jika kalian bermimpi menjadi bintang besar di sepakbola, tentu kalian harus pindah. Namun jika kalian ingin jadi artis berkedok pemain sepakbola, tetaplah berada di Indonesia,” jelasnya.
Sepanjang karir sepakbolanya, Radja Nainggolan lebih banyak bermain di Serie A Italia. Ia pernah bermain untuk Cagliari, AS Roma hingga Inter Milan.
Meskipun kini Radja Nainggolan berstatus tanpa klub, ia mengaku belum ingin pensiun dari karir sepakbola profesional, (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan