Suara Denpasar – Hasil buruk Timnas Indonesia dalam dua laga di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sorotan media Vietnam. Termasuk bagaimana dengan kelanjutan nasib Shin Tae-yong di jajaran kepelatihan.
Melansir dari salah satu artikel media Vietnam soha.vn penampilan buruk Timnas Indonesia saat melawan Irak dan Filipina menjadi alarm merah bagi Shin Tae-yong. Bahkan PSSI disebut-sebut telah memberi warning bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut.
“Bermain Buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pelatih Shin Tae-yong Dipeluit Federasi Sepak Bola Indonesia,” tulis media Vietnam soha.vn.
Dalam artikel tersebut juga disebutkan bila Ketum PSSI, Erick Thohir telah bertemu dengan jajaran kepelatihan untuk membahas mengenai pekerjaan coach Shin Tae-yong.
“Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia Erick Thohir membenarkan bahwa dirinya dan para petinggi baru saja bertemu untuk membahas pekerjaan pelatih Shin Tae-yong. Langkah ini dilakukan di saat Indonesia dikritik karena tampil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026,” tulis soha.vn
Tak hanya Shin Tae-yong dalam artikel tersebut soha.vn juga menyoroti kinerja Bima Sakti yang dinilai belum maksimal dalam membawa Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17.
“Ini jelas menjadi langkah berat yang dilakukan PSSI terhadap Shin Tae-yong dan Bima Sakti, dua pelatih yang beberapa kali tampil mengecewakan,” tulisnya.
“Shin Tae-yong membuat Indonesia bermain buruk di kualifikasi Piala Dunia dan Bima Sakti tidak bisa membantu Indonesia U17 lolos babak penyisihan grup Piala Dunia U17 meski memiliki keunggulan sebagai tuan rumah,” lanjut soha.vn.
Sementara itu, menilik laman PSSI, Timnas Indonesia memang akan melakoni sejumlah laga panas dalam waktu dekat. Selain Kualifikasi Piala Dunia 2026, anak asuh Shin Tae-yong itu akan melakoni Piala Asia U-23 Qatar yang digelar di Doha, Qatar pada April 2024 mendatang.
Dari hasil drawing, Indonesia masuk Grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania. Meski tergabung dalam grup berat, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meminta pemain tidak gentar dengan lawan-lawan yang tergabung di Grup A Piala Asia U-23.
“Pelatih Shin Tae-yong harus bekerja lebih keras untuk membentuk tim U-23 agar semakin kuat, bisa bersaing di level Asia. Demikian juga dengan para pemain, harus kerja ekstra keras dan memiliki kemauan kuat untuk terus menjadi lebih baik,” ungkap Erick Thohir. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan