Depok.suara.com, Terkait masalah kecanggihan teknologi, Cina merupakan negara yang sering mengeluarkan alat dengan basis teknologi yang canggih.
Bahkan, baru baru ini, Cina menciptakan sebuah teknologi berupa helm yang mampu mendeteksi orang ketika melihat konten dewasa.
Helm ini merupakan pengembangan dari kabar sebelumnya, dimana para peneliti dari Cina tengah menggarap sebuah program AI untuk membaca pikiran.
Melansir laman Hackaday, dikembangkannya teknologi tersebut bertujuan untuk menghindari adanya penduduk yang menikmati konten dewasa.
Mengingat di negeri Tionkok sendiri, hal-hal yang berbau konten dewasa seperti menonton, mengedarkan dan memproduksi termasuk tindakan ilegal dan juga memiliki sanksi yang berat.
Karenanya, untuk meningkatkan efektifitas penyensoran konten dewasa, para peneliti dari Universitas Jiaotong menciptakan sebuah alat unik.
Dimana alat berbentuk seperi helm tersebut nantinya akan ditenagai oleh program AI dan apabila dipakai di kepala pengguna, mampu mengirim sinyal akan konten dewasa yang sedang dilihat.
Pengujian alat dilakukan melalui penelitian dengan 15 orang pria berusia 20 hingga 25 tahun.
Kemudian masing-masing pria diperlihatkan sejumlah gambar dengan konten eksplisit. Hasil penelitian dapat diatakan cukup sukses dengan rata-rata keberhasilan 80%.
Baca Juga: Jumlah Orang Miskin Dapat Ditekan Tapi Ketimpangan Meningkat, Pengamat: Paradoks
Namun demikian, kabarnya masih ada beberapa kesalalahan deteksi pada alat sehingga perlu pengembangan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Jual Beli Tanah Pemkot Bong Mojo, Potret Suram Kemiskinan Kota Surakarta
-
Cina Luncurkan Satelit Ruang Angkasa Terbaru untuk Komunikasi Realtime
-
Adtech Punya Banyak Potensi untuk Pengiklan Digital, Begini Tips dari Edo Fernando
-
Rumor Bakteri Kolera Muncul di Wuhan Jadi Trending Topic Netizen di Cina: Ambil Pelajaran dari Covid-19
-
Kepala Pegawai Minimarket Ini Tiba-tiba Terbentur Helm, Rekaman Videonya Bikin Bergidik
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Luis de la Fuente Sanjung Magis Mikel Oyarzabal Saat Spanyol Bantai Austria
-
Kontrak Berakhir, Shueisha Hentikan Penjualan Manga Marvel Mulai September
-
IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
-
Menanti Rp18.000 per Dolar AS: Rapuhnya Tameng Dedolarisasi Kita
-
Austria Dibantai Spanyol, David Alaba Sebut Hydration Break Ubah Jalannya Pertandingan