/
Selasa, 26 Juli 2022 | 17:46 WIB
Potret ilustrasi parkiran di bahu jalan (ilustrasi/istimewa)

Depok.suara.com, Ramainya kawasan Dukuh atas Sudirman Jakarta lantaran viralnya Citayem Fashion Week kian tak terkendali hingga para pengunjung yang datang membawa kendaraan harus parkir di tempat yang bukan peruntukannya.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian dan  dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengambil sikap dengan melarang pengunjung parkir kendaraan di area Citayem Fashion Week (CFW), Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bahwa pihaknya menyarankan agar pengunjung tidak membawa kendaraan. Sebaiknya menggunakan sarana transportasi umum

"Di trotoar maupun badan jalan di kawasan tersebut itu dilarang parkir. Untuk itu, kami dari Dinas Perhubungan dan Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang akan berkunjung ke sini, silahkan menggunakan angkutan umum,” ungkap Syafrin dalam keterangannya, Selasa 26 Juli 2022 seperti dikutip pmjnews.

Lebih lanjut Syafrin mengatakan, ada lima layanan angkutan umum untuk menuju kawasan Dukuh Atas.

Mulai dari MRT, Trans Jakarta hingga KRL. Dia meminta agar masyarakat memarkirkan kendaraan di stasiun maupun halte terdekat.

"Di Dukuh Atas ini ada lima layanan angkutan umum yang masih ada, ada TransJakarta, MRT, ada KA Bandara, KRL, juga nantinya ada LRT Jabodebek yang akan beroperasi. Tentu ini keseluruhannya, artinya masyarakat tidak perlu membawa kendaraan pribadi,” terangnya.

"Jadi, silahkan parkir di lokasi yang ada di kawasan stasiun maupun halte TJ di daerah anda dan kemudian melanjutkan dengan layanan angkutan umum," sambungnya.

Selain itu, terkait maraknya parkir liar di sekitar kawasan CFW, kata Syafrin, pihaknya akan memperketat dan melakukan pengawasan intensif agar tidak ada lagi parkir liar disekitar lokasi.

Baca Juga: Heboh Citayam Fashion Week, Puluhan Motor Diangkut Dishub! Penjaga Parkir: Kami Tanggung Jawab

"Tentu jajaran Dishub dan Ditlantas ini akan diperkuat tidak hanya Polres Jakpus tetapi Ditlantas yang akan ikut bersama kami," pungkasnya.

Load More