Depok.suara.com, Dua orang anggota grup musik Highlight yaitu Lee Gikwang dan Yang Yoseob dinyatakan positif COVID-19 dan harus menjalani isolasi mendiri.
Hal tersebut diungkapkan oleh Around Us Entertainment selaku agensi melalui keterangan resmi secara tertulis.
Dalam keterangan tersebut tertulis bahwa dua anggota Highlight telah didiagnosis dengan COVID-19. Selanjutnya, Yoon Doojoon dan Son Dongwoon akan menjalani isolasi mandiri hingga 8 Agustus.
"Artis kami Yang Yoseob dan Lee Gikwang dinyatakan positif COVID-19," kata Agensi seperti dikutip soompi.
Lebih lanjut Agensi mengatakan, Yang Yoseob menjalani tes PCR setelah memasuki negara itu pada 3 Agustus dan menerima hasil negatif.
Namun, karena sakit tubuh ringan, ia melakukan tes PCR lagi pada 5 Agustus untuk memeriksa ulang, dan ia didiagnosis dengan COVID19 hari ini (6 Agustus).
Sementara Yoon Doojoon, Lee Gikwang, dan Son Dongwoon juga dinyatakan negatif melalui tes PCR yang dilakukan setelah memasuki negara itu pada 3 Agustus.
Meskipun mereka tidak menunjukkan gejala apa pun terkait [COVID-19], mereka terlebih dahulu menjalani tes antigen cepat pada 6 Agustus. .
"Hasilnya, Lee Gikwang dinyatakan positif, dan Yoon Doojoon serta Song Dongwoon dinyatakan negatif," terangnya.
Baca Juga: Liverpool Nyaris Kalah di Laga Perdana Liga Inggris
Karenanya lanjut Agensi, Yoon Doojoon dan Son Dongwoon juga menjalani tes PCR hari ini dan akan menjalani isolasi mandiri hingga Senin, 8 Agustus, saat hasil tes keluar.
"Yang Yoseob dan Lee Gikwang sebelumnya menerima tiga dosis vaksin COVID-19. Yang Yoseob tidak memiliki gejala lain selain nyeri tubuh ringan, dan Lee Gikwang saat ini tidak memiliki gejala," katanya.
Yang Yoseob dan Lee Gikwang, kata Agensi, akan menangguhkan semua kegiatan yang dijadwalkan dan fokus pada isolasi diri dan perawatan di rumah sesuai dengan pedoman otoritas kesehatan pemerintah.
"Kami akan mengutamakan kesehatan kesehatan artis kami dan melakukan yang terbaik untuk perawatan dan pemulihan mereka sehingga mereka dapat bertemu penggemar mereka dalam keadaan sehat," katanya.
"Kami juga akan berusaha untuk keselamatan semua orang dengan sepenuhnya mematuhi pedoman dari otoritas kesehatan," sambungnya.
Berita Terkait
-
Update Covid-19 di Indonesia Hari ini: Kasus Positif 5.455 Kasus dan Sembuh 4.850 Orang
-
Rekomendasi 3 Warna Rambut yang Bagus untuk Wanita Kulit Sawo Matang, Cocok untuk Ngantor
-
Jubir Satgas: Kasus Positif Covid-19 Mingguan di RI Meningkat 15 Kali Lipat
-
Positif Covid-19, Choi Siwon Tak Ikut Konser Super Junior di Manila
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi
-
AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan