Depok.suara.com - Marcel Radhival atau Pesulap Merah terlihat cuek dengan kabar somasi yang dilayangkan oleh Rara Pawang Hujan terkait pernyataan yang dianggap merendahkan pekerjaannya.
Pesulap Merah memastikan tak mau ambil pusing dengan somasi Rara Pawang Hujan. Hal ini disampaikannya ketika ditemui di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat (2/9/2022),
"Ya sudah, biarin saja. Kenapa memangnya?" ujar Pesulap Merah.
Pesulap Merah menyatakan tidak akan memenuhi tuntutan permintaan maaf dari Rara Pawang Hujan atas dugaan pelecehan. Musababnya dia tidak menyebut nama secara spesifik.
"Saya nggak nyebut nama dia juga. Saya bahas itu nggak satu orang, bukan cuma bahas satu orang," ujar Pesulap Merah.
Pesulap Merah malah balas menyinggung sikap Rara Pawang Hujan sebagai tindakan yang berlebihan.
"Ini orang aneh banget," ucap Pesulap Merah.
Somasi Rara Pawang Hujan
Diketahui Rara Pawang Hujan menuntut maaf Pesulap Merah atas pernyataan di media sosial terkait pekerjaan pawang hujan. Salah satunya menyoroti ketika Rara Pawang Hujan menunjukan aksinya saat MotoGp Mandalika.
Baca Juga: Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta terima surat cekal istri Irjen Sambo, Putri Chandrawathi
Bersama kuasa hukumnya Minola Sebayang, Rara Pawang Hujan memberi waktu 3x24 jam bagi Pesulap Merah untuk meminta maaf secara langsung atau lewat media sosial.
"Kalau tidak melakukan permohonan maaf, tentu kami akan melakukan upaya hukum," kata Minola Sebayang sebelumnya.
Jika somasi tersebut diabaikan, Rara Pawang Hujan tak segan akan menyeret Pesulap Merah ke ranah hukum.
Pesulap Merah mengomentari keberadaan Rara Pawang Hujan dalam gelaran MotoGP Mandalika lewat sebuah unggahan di Instagram pada 20 Maret 2022.
Di situ, Pesulap Merah menyebut Rara Pawang Hujan layaknya seorang komika yang kurang lucu dalam menyampaikan materi lawakan.
"Stand up comedy-nya cukup bagus, tapi kurang lucu dan terkesan terlalu menghayal. Tingkatkan lagi kemampuan stand up comedy-nya ya, Bu," tulis Pesulap Merah.
Pesulap Merah juga mempertanyakan keabsahan kinerja pawang hujan yang dipercaya bisa mengontrol cuaca.
"Kalau pawang hujan efektif, buat apa ada pemadam kebakaran? Setiap ada kebakaran, suruh saja dia turunin hujan," celoteh Pesulap Merah di unggahan yang sama.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan 'Full Senyum', Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja
-
Berkat KUR BRI, Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Kini Berkembang Pesat
-
Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Akan Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?