/
Rabu, 14 September 2022 | 13:49 WIB
Bripka RR.

Depok.suara.com - Satu persatu skenario yang disusun Ferdy Sambo untuk menutupi pembunuhan Brigadir J mulai goyah. Setelah Bharada E, sekarang Bripka RR alias Ricky Rizal yang berbalik membelot dari skenario tersebut.

Terkini Bripka RR mengungkapkan kronologi penembakan Brigadir J berdasarkan sudut pandangannya. Awalnya Bripka RR memang memilih untuk menutupi kasus ini.

Pasalnya dari isu yang berkembang, dirinya masih merasa takut dengan Sambo. Hal ini juga secara tersirat disampaikan oleh kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar, saat diwawancarai Aiman Witjaksono.

"Saya memang melihat, pada saat pertemuan-pertemuan rekonstruksi, ada kelihatan masih takut," ujar Erman, dikutip Suara.com tayangan AIMAN di KompasTV, Rabu (14/9/2022).

Apalagi karena Bripka RR memang sudah cukup lama bekerja dengan Sambo, mulai dari menyopiri ketika Sambo menjadi Kapolres hingga akhirnya ditarik menjadi ajudan pada tahun 2018.

Bripka RR juga dianggap memiliki utang budi terhadap Sambo. Karena adanya peran vital dari Sambo, terutama untuk kelanjutan nasib karier Bripka RR.

Rupanya Sambo sudah menjanjikan akan menyekolahkan Bripka RR sebagai perwira kepolisian pada Oktober 2022 besok. Malah rencana ini membuat Bripka RR akan ditempatkan di Magelang, Jawa Tengah, sekaligus untuk mengurusi anak Sambo yang sedang bersekolah di sana.

"Rizal itu untuk ADC (aide-de-camp) sekarang untuk mengurus segala sesuatunya anaknya yang sekolah di Magelang, dan dia tinggal di Magelang," tutur Erman. "Kuat itu terakhir juga dibantu, karena dia (Bripka RR) berniat dia mau sekolah."

"RR meminta ke Ferdy Sambo untuk disekolahkan menjadi perwira?" tanya Aiman.

Baca Juga: Bukan Pembunuhan Berencana, Polisi Sebut Guntur Bunuh Bebi karena Spontan Usai Lihat Isi Pesan dengan Pria Lain

"Ya, begitu, dan dipersiapkan untuk Oktober," balas Erman lagi.

Tetapi janji dari Ferdy Sambi untuk menyekolahkan Bripka R menjadi perwira sudah gugur. Malah kini Bripka RR terancam hukuman mati lantaran dijerat dengan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana akibat penembakan keji yang menewaskan Brigadir J.

Bripka RR Berbalik dari Skenario Sambo Akibat Teringat Keluarga

Perubahan kesaksian Bripka RR juga disebut karena peran istri serta ketiga anaknya. Hal ini seperti diungkap kuasa hukum Bripka RR, Zena Dinda Defaga, yang luluh setelah dipertemukan dengan sang istri yang memintanya untuk berkata jujur.

"Keluarga menangis dan meminta harus jujur, ingat keluarga, masih ada keluarga dan anak-anaknya juga masih kecil dan meminta Brigadir RR untuk terus terang karena masih ada keluarga yang dia miliki," ujar Dinda di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/9/2022).

Apalagi karena anak Bripka RR saat ini masih kecil. "Ada tiga anaknya. Kembar usia tujuh tahun dan dua setengah tahun," jelas Dinda.

Load More