- Iran dan Amerika Serikat menyepakati gencatan senjata selama dua minggu serta jaminan jalur aman di Selat Hormuz.
- Pemerintah Indonesia menyambut positif kesepakatan tersebut guna menurunkan eskalasi konflik yang berdampak pada stabilitas ekonomi global.
- Perundingan lanjutan akan dilaksanakan di Pakistan pada Jumat mendatang untuk mengupayakan perdamaian permanen di kawasan Timur Tengah.
Suara.com - Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menyambut positif segala upaya untuk menurunkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.
"Ya sebagaimana yang tadi kami sampaikan, segala upaya untuk menurunkan eskalasi atau menurunkan ketegangan pastilah kita menyambut baik," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Pras mengingatkan dampak dari eskalasi konflik yang berpengaruh tidak hanya negara di kawasan, melainkan juga negara lain di seluruh belahan dunia.
"Karena apa pun yang terjadi sekarang ini kan dunia itu saling terhubung, berpengaruh juga terhadap kondisi di negara kita meskipun secara jarak cukup jauh kan," kata Pras.
Sebelumnya, sejumlah negara di kawasan Teluk dan Arab menyambut positif kesepakatan gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat, serta mendorong agar momentum ini dilanjutkan melalui jalur diplomasi guna mencapai perdamaian permanen di Timur Tengah.
Mengutip laporan Al Jazeera, Iran dan Amerika Serikat (AS) telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang juga mencakup jaminan jalur aman di Selat Hormuz.
Para pihak yang bertikai sepakat menangguhkan serangan saat perang memasuki hari ke-40, dengan harapan yang kini tertuju pada perundingan lanjutan yang akan digelar di Pakistan pada Jumat mendatang.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menangguhkan serangan dengan syarat Teheran membuka kembali akses penuh di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi sekitar 20 persen distribusi minyak global.
Pemerintah Iran melalui kementerian luar negerinya memastikan jalur tersebut akan dibuka sementara selama dua minggu melalui koordinasi dengan militer.
Masih menurut laporan Al Jazeera, pengumuman ini disambut perayaan di berbagai wilayah Iran.
Sejumlah pemimpin dunia juga menyambut baik perkembangan tersebut sebagai peluang meredakan konflik yang telah meluas ke berbagai negara di kawasan.
Konflik sebelumnya melibatkan sejumlah negara, termasuk negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang menuduh Iran turut menargetkan infrastruktur sipil. Di sisi lain, Iran mengklaim serangannya menyasar aset militer AS di kawasan tersebut.
Situasi semakin kompleks setelah Hizbullah di Lebanon melancarkan serangan ke Israel pada 2 Maret, yang memperluas eskalasi konflik.
Israel sendiri mendukung gencatan senjata Iran-AS, namun menegaskan kesepakatan itu tidak mencakup Lebanon, meskipun Pakistan semula menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut juga mencakup Lebanon.
Berita Terkait
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
-
25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding