Depok.suara.com - Korupsi merupakan tindakan yang sangat dikecam di berbagai belahan dunia. Terlebih tindakan ini sangat merugikan banyak orang. Apalagi jika dilakukan oleh pejabat negara.
Kerugian yang dirasakan oleh masyarakat membuat korupsi menjadi masalah global. Namun, masih banyak negara yang pejabatnya juga melakukan korupsi.
Seperti kasus yang terjadi di China pada tahun 2019 lalu. Seorang koruptor ditangkap dengan temuan harta dalam jumlah yang fantastis.
Dikutip dari Daily Star, Selasa (11/10/2022), Zhang Qi seorang mantan walikota Haikou, China ditangkap atas tuduhan korupsi. Menariknya, polisi menemukan emas batangan yang membentuk gunung dengan berat mencapai 13,5 ton. Selain itu, polisi juga menemukan uang tunai sebesar $37 miliar atau sekitar Rp525 triliun di rumahnya.
Diketahui, Zhang Qi merupakan mantan walikota dan anggota partai Komunis yang kini sedang mendapat peninjauan oleh Komisi Pengawas Nasional.
Pejabat China awalnya menggeledah rumah mewahnya di Kota Haikou dan hanya menemukan benda biasa saja. Namun, setelah masuk kedalam ruang bawah tanahnya mereka terkejut menemukan gundukan harta tersebut.
Pejabat ini dianggap melakukan kejahatan ekonomi dan mungkin akan di hukum mati atas perbuatannya. Karena, emas batangan adalah benda yang sangat bernilai tinggi dan masuk dalam kategori barang mewah.
Beberapa uangnya hanya di tumpuk di lantai. Sementara, kepingan emas lainnya ada yang di bungkus tas dan sebagian di rak logam.
Diketahui, nilai emas murni dengan berat 13,5 ton itu kemungkinan senilai $500 juta atau sekitar Rp7 triliun.
Baca Juga: Tetapkan 6 Tersangka hingga Copot Kapolda Jatim, Menko PMK Apresiasi Langkah Cepat Kapolri
Sebelumnya, Presiden China, Xi Jinping telah menjanjikan perjuangan melawan koruptor sebagai kebijakan utama partai Komunis China. Sejak ia memerintah, setidaknya 10.000 orang telah didakwa melakukan korupsi sejak tahun 2012.
Kemudian, dilaporkan sedikitnya 120 pejabat korupsi tingkat tinggi. Mereka termasuk perwira militer dan pejabat eksekutif.
"Tujuan mereka jadi pejabat kan mutlak hanya untuk memperkaya diri mereka saja," tulis warganet.
"Bagi 100 gram aja boss, wkwkwkwkwk," kata lainnya.
"Coba aja kalau di Konoha, pasti cuma 2 tahun penjara," ujar netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Warna Bedak Beige Cocok untuk Kulit Apa? Ini Cara Pilih Shade yang Benar Tanpa Test Tangan
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Sosok Prajurit AS Tewas Dirudal Iran, Lulusan S2 dan Masih Berusia 19 Tahun
-
Nasabah Keluhkan Reksa Dana Maybank Tidak Bisa Cair, Begini Penjelasan Perusahaan
-
45 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption dan Status WA
-
Naik Transportasi Umum: Langkah Kecil Menuju Green Transportation
-
Konsep TOD: Rahasia di Balik Stasiun yang Penuh Sesak tapi Tetap Manusiawi
-
Ikka: Thriller Netflix yang Menyoroti Keadilan dan Pengorbanan Keluarga!
-
Prabowo Usul Efisiensi Anggaran TNI-Polri, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026