Dengan beberapa pejabat polisi yang terkait dengan tragedi yang didakwa sebagai tersangka, Kim Kwang-ho, kepala Badan Metropolitan Seoul, mengeluarkan permintaan maaf resmi pada hari Senin, mengakui kurangnya tanggapan polisi yang tepat terkait dengan insiden tersebut.
"Saya merasa bertanggung jawab karena respons polisi di Seoul tidak memadai," kata Kim dalam sebuah pernyataan tertulis. "Saya akan bekerja sama dengan pemeriksaan dan penyelidikan Badan Kepolisian Nasional dengan segala cara."
Kim mengatakan dia mengetahui kejadian itu pada pukul 23:36 malam setelah lebih dari satu jam berlalu.
"Pemberitahuan dari tempat kejadian dan kepala Kantor Polisi Yongsan ditunda," kata Kim. “Kami sedang memeriksa masalah dalam sistem notifikasi dan rantai komando kami melalui investigasi (dijalankan oleh tim investigasi khusus).”
Keberadaan Kepala Distrik Yongsan-gu Park Hee-young pada hari kejadian juga sedang dipertanyakan.
Kantor distrik mengatakan Park mengunjungi kampung halamannya di Provinsi Gyeongsang Selatan dan kembali ke Seoul sekitar pukul 8 malam, pada hari lonjakan massa. Setelah kembali ke Seoul, Park melihat sekeliling Jalan Quy Nhon di Itaewon, sekitar 130 meter dari tempat kejadian, dua kali sekitar pukul 20:20.
Namun, keraguan telah muncul mengenai ketekunan Park dalam memeriksa daerah tersebut, karena jalan yang dia patroli berada di dekat rumahnya. Laporan lokal menunjukkan bahwa Park meninggalkan pesan dalam obrolan yang mengatakan dia khawatir tentang keramaian di Itaewon tanpa tindakan lebih lanjut.***
Sumber: koreaherald.com
Baca Juga: 30 Penonton Pingsan saat Konser NCT 127, Netizen Korea: Belum Lama Sejak Tragedi Itaewon...
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Terbawa Arus Sejauh 34 Kilometer! Pemancing di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Wajah Bebas Kilap! Coba 5 Balm Powder Ini untuk Hasil Matte Seharian
-
Tambah Hari, Tiket Konser Hari Kedua EXO di Jakarta Resmi Sold Out