/
Selasa, 22 November 2022 | 11:14 WIB
Potret ilustrasi (Depok/ist)

Depok.suara.com, Gempa susulan di Kabupaten Cianjur terjadi sampai 125 kali  hingga hari ini, Selasa (22/11/2022). Hal tersebut dikatakan Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu. 

"Hingga hari ini, Selasa (22/11/2022) pukul 8.00 WIB, jumlah lindu gempa susulan Cianjur sudah berjumlah 125 kali," ujarnya seperti dilansir laman resmi BMKG. 

"Kekuatan gempa susulan itu bervariasi dari yang terbesar bermagnitudo 4,2 hingga 1,5," sambungnya. 

Lebih lanjut Teguh Rahayu menyebutkan bahwa sebagian titik gempa susulan berada di sekitar garis Sesar Cimandiri yang juga dekat dengan wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. 

"BMKG memperbarui data jumlah gempa susulan per satu jam, Gempa susulan terbanyak yang totalnya 32 kali terjadi pada 1-2 jam pertama pasca gempa utama. Lalu 25 kali lindu susulan setelah 8-9 jam kemudian," terangnya. 


Sementara itu, Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, lindu susulan sebanyak itu lazim terjadi pada gempa kerak dangkal.

“Karena batuannya kan brittle, rapuh, sehingga akan diikuti banyak gempa susulan,” katanya. 

Namun demikian, kata Daryono, BMKG menurutnya tidak bisa memastikan atau memprediksi berapa jumlah dan sampai kapan gempa susulan masih akan terjadi.

“Kami juga nggak berani mengatakan kondisi ini sudah aman,” tandasnya. 

Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut Banyak Anak Santri Mau Belajar Agama Meninggal saat Gempa Cianjur

Load More