Depok.suara.com - Timnas Maroko akan menjalani pertandingan babak perempatfinal melawan Portugal pada Sabtu (10/12/2022). Hal ini merupakan momen bersejarah bagi negara yang baru merdeka pada tahun 1956 tersebut.
Di sisi lain Maroko ternyata mempunyai hubungan baik dengan Indonesia dalam sejarah. Hal bisa dibuktikan dengan adanya Jalan Soekarno di kota Rabat, Maroko.
Rue Soekarno, nama jalan itu biasa disebut dalam bahasa Perancis, sebelumnya bernama Al Rais Ahmed Soekarno. Berada di pusat kota, tidak jauh dari stasiun kereta Casa Voyager.
Disematkannya jalan tersebut memiliki nilai yang bersejarah. Karena sebagai
penghormatan atas jasa Presiden Soekarno saat menggalang kekuatan negara–negara dunia ketiga dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung.
Peresmian Jalan Soekarno dilakukan pada tahun 1960 oleh Raja Mohammed V, yang dihadiri langsung Presiden Soekarno, sebagai kepala negara pertama di dunia yang melakukan kunjungan ke Maroko. Ketika itu, Raja Maroko menawarkan berbagai hadiah kepada Presiden Soekarno.
Tetapi Bunga Karno lebih memilih permintaan agar setiap warga negara Indonesia yang berkunjung ke Maroko dibebaskan dari visa. Karena itulah, jika berkunjung ke Maroko, kita mendapatkan fasilitas bebas visa selama 3 bulan.
Hingga kini berbagai produk unggulan Indonesia yang diekspor ke Maroko, antara lain garmen, karet, kelapa sawit, kopi dan teh. Sementara itu, untuk impor yang terbanyak dari Maroko adalah produk fosfat.
Bahan pupuk asal Maroko ini terbaik di dunia. Saat ini, Maroko juga ingin memasarkan jeruknya yang unggul di Provinsi Agadir, untuk menyaingi jeruk asal China.
Maroko terkenal sebagai negeri yang eksotik, dikenal dengan negeri seribu benteng disebut juga dalam bahasa arab Al Mamlakah Al Maghribiyah (Negeri matahari terbenam, dikarenakan intensitas penyinaran matahari di negara ini terbilang sedikit.
Baca Juga: Pakar Hukum Kritisi Pasal Penghinaan Presiden dalam KUHP
Negeri yang berada di ujung barat Afrika Utara ini, lebih dekat ke Eropa dan terkenal dengan industri pariwisatanya. Kota Casablanca misalnya selain sebagai kota modern, juga memiliki kota tua, yang dikelilingi benteng-benteng peninggaran sejarah yang dibangun pada masa penjajahan Perancis.
Berbagai bangunan tua bergaya Moor, masih berdiri kokoh. Selain itu, ada Marrakesh, kota wisata unggulan Maroko yang karena keindahannya sering dijadikan lokasi syuting film.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully
-
KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama
-
Realme 16 5G Rilis 2 April 2026: Kamera Sony 50MP, Baterai 7000mAh, dan Fitur AI Canggih
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Gegara Ikut Google Maps, Ratusan Pemudik Malah Nyasar Masuk Sawah di Jogja
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan: BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz