Depok.suara.com - Striker legendaris Brasil, Ronaldo meminta Neymar dan pemain Tim Samba lainnya mendapatkan bantuan psikologis usai gagal dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. Hal ini usai pengakuan Neymar bahwa dia mengalami kehancuran secara psikologis.
"Saya akan menyarankan memiliki dukungan psikologis untuk menahan tekanan ini, yang sangat tidak proporsional bagi manusia," kata Ronaldo yang dimuat ESPN.
"Neymar akan kembali dengan semangat yang sama, dengan keinginan yang sama. Tapi saya ingin memperkuat kebutuhan ini untuk memantau kesehatan mental para pemain kami... Sangat penting bagi kami untuk mengatasi masalah ini, terutama terkait dengan Piala Dunia, di mana seluruh dunia melihat tim nasional. Dunia sedang melihat Neymar."
Neymar diketahui sangat ingin memenangkan trofi paling bergengsi untuk Timnas Brasil. Dirinya bahkan sempat mengalami cedera pergelangan kaki pada partai pembuka Piala Dunia melawan Serbia.
Dirinya kemudian kembali memperkuat Timnas pada babak perdelapanfinal ketika melawan Korea Selatan. Kemudian dia menyamai gol Pele sebagai pencetak gol terbanyak Brasil sepanjang masa dengan 77 gol setelah mencetak skor melawan Kroasia.
"Ketika saya melihat wawancara [Neymar] mengatakan bahwa dia hancur secara psikologis, itu menghancurkan hati saya karena saya juga hancur secara psikologis," kata Ronaldo.
"Saya ingin menemukan cara untuk membantunya. Bantuan itu ada hari ini. Di zaman saya, bantuan itu jarang dibicarakan."
Disebutkan setelah pertandingan itu Neymar mengatakan tidak yakin akan bermain lagi untuk Brasil. Namun Ronaldo mengatakan Neymar seharusnya tidak terlalu keras pada dirinya sendiri.
"Tidak ada risiko membuang apa pun yang telah Anda lakukan dalam karier Anda," katanya.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak Diogo Dalot, Manchester United Tutup Pintu bagi Barcelona
"Semua yang telah Anda lakukan sudah selesai. Neymar dikuduskan. Logikanya semua orang ingin memenangkan Piala Dunia, dan semua orang mulai menyadari bahwa itu tidak mudah. Kami memiliki lima bintang [Piala Dunia], kami adalah pemenang terbesar."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'