/
Rabu, 14 Desember 2022 | 06:00 WIB
Neymar setelah kekalahan lawan Kroasia (Sumber Gretty Image)

Depok.suara.com - Striker legendaris Brasil, Ronaldo meminta Neymar dan pemain Tim Samba lainnya mendapatkan bantuan psikologis usai gagal dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. Hal ini usai pengakuan Neymar bahwa dia mengalami kehancuran secara psikologis.

"Saya akan menyarankan memiliki dukungan psikologis untuk menahan tekanan ini, yang sangat tidak proporsional bagi manusia," kata Ronaldo yang dimuat ESPN.

"Neymar akan kembali dengan semangat yang sama, dengan keinginan yang sama. Tapi saya ingin memperkuat kebutuhan ini untuk memantau kesehatan mental para pemain kami... Sangat penting bagi kami untuk mengatasi masalah ini, terutama terkait dengan Piala Dunia, di mana seluruh dunia melihat tim nasional. Dunia sedang melihat Neymar."

Neymar diketahui sangat ingin memenangkan trofi paling bergengsi untuk Timnas Brasil. Dirinya bahkan sempat mengalami cedera pergelangan kaki pada partai pembuka Piala Dunia melawan Serbia.

Dirinya kemudian kembali memperkuat Timnas pada babak perdelapanfinal ketika melawan Korea Selatan. Kemudian dia menyamai gol Pele sebagai pencetak gol terbanyak Brasil sepanjang masa dengan 77 gol setelah mencetak skor melawan Kroasia.

"Ketika saya melihat wawancara [Neymar] mengatakan bahwa dia hancur secara psikologis, itu menghancurkan hati saya karena saya juga hancur secara psikologis," kata Ronaldo.

"Saya ingin menemukan cara untuk membantunya. Bantuan itu ada hari ini. Di zaman saya, bantuan itu jarang dibicarakan."

Disebutkan setelah pertandingan itu Neymar mengatakan tidak yakin akan bermain lagi untuk Brasil. Namun Ronaldo mengatakan Neymar seharusnya tidak terlalu keras pada dirinya sendiri.

"Tidak ada risiko membuang apa pun yang telah Anda lakukan dalam karier Anda," katanya.

Baca Juga: Perpanjang Kontrak Diogo Dalot, Manchester United Tutup Pintu bagi Barcelona

"Semua yang telah Anda lakukan sudah selesai. Neymar dikuduskan. Logikanya semua orang ingin memenangkan Piala Dunia, dan semua orang mulai menyadari bahwa itu tidak mudah. Kami memiliki lima bintang [Piala Dunia], kami adalah pemenang terbesar."

Load More