Ada hal yang menarik disampaikan oleh Bung Elmo dalam obrolan terkait Capres dan Cawapres.Bung Elmo mengatakan,
"Kita butuh pemimpin yang punya skill teknis, visioner dan berwawasan internasional." katanya.
Bung Elmo menjabarkan secara detail pendapatnya itu. Menurutnya, krisis global adalah masalah nyata yang dihadapi dunia. Di satu sisi, pembangunan infrastruktur yang dicapai selama pemerintahan Presiden Jokowi bisa menjadi peluang atau beban di periode mendatang.
Tergantung dari lobi pemerintah dalam mendatangkan investor agar perekonomian tumbuh dan infrastruktur yang tersedia menjadi fasilitas yang produktif secara ekonomi.
"Kita butuh figur yang memiliki skill dalam mengelola potensi yang kita miliki, dari mulai sumber daya alam hingga sarana infrastruktur yang sudah dibangun selama periode Presiden Jokowi. Artinya, kita juga butuh investor," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, Figur pemimpin yang bisa melobi investor internasional sehingga bisa melakukan investasi disini adalah hal yang harus direalisasikan pada periode berikutnya. Kenapa hal ini mendesak? Pertama, krisis global yang tengah dihadapi dunia akan mendorong pergeseran akumulasi modal ke negara-negara berkembang yang ramah investasi.
Kedua, fasilitas infrastruktur yang telah dibangun secara besar-besaran selama periode Presiden Jokowi ini harus menghasilkan nilai ekonomi yang dikapitalisasi melalui kegiatan investasi, selain fasilitas ini tentunya akan menjadi beban dalam hal perawatan.
Bung Elmo menambahkan, figur pemimpin yang bisa mengelola potensi nasional dan membaca situasi internasional dari sisi geopolitik dan ekonomi adalah yang dibutuhkan bangsa ini.
Pemimpin yang berwawasan internasional namun mengedepankan kepentingan nasional yang diimplementasikan melalui skill yang dimiliki menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan.
Baca Juga: Nurut Saat Diperintah Ambil DVR CCTV Kompleks Sambo, Irfan Widyanto: Agus Nurpatria Menakutkan
Bung Elmo secara spesifik menyebut sosok Menteri BUMN Erik Thohir sebagai figur yang masuk dalam kriteria pemimpin yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan telah dijabarkan tadi.
"Mungkin sebagai figur Cawapres yang patut didukung? Beliau cukup eksis dan aktif di forum-forum internasional. Selain itu, beliau memiliki skill dalam mengelola BUMN. Artinya sudah jelas, kemampuan dalam melobi di dunia internasional untuk mendatangkan investor dan kemampuan manajerial adalah dua kemampuan yang melekat pada seorang figur Erik Thohir," terang Bung Elmo sembari menatap semua yang hadir satu-persatu.
Dalam obrolan sore itu, satu hal yang bisa disimpulkan adalah kita terbiasa dengan perbedaan, dan menghargai perbedaan itu. Semua figur Capres dan Cawapres yang didukung adalah putra-putri terbaik bangsa.
Sementara itu, apa yang telah dijabarkan oleh Bung Elmo secara panjang lebar, khususnya terkait figur Capres dan Cawapres adalah hal yang patut jadi pertimbangan terkait potensi masalah dan peluang yang akan kita hadapi di masa mendatang. Semoga obrolan yang muncul saat kegiatan
"Temu Kangen Kawan Lama" ini bisa bermanfaat bagi semua yang hadir, termasuk pembaca yang budiman.
Semua hal yang muncul diobrolan sore itu tentunya didasari oleh semangat perubahan dan ketulusan hati untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan bangsa ini di masa mendatang.
"Semangat dan ketulusan yang pernah hadir saat perjuangan reformasi 98 yang tidak pernah hilang dari sosok para pejuang reformasi yang saat ini sudah semakin bijak dan dewasa dalam melihat realitas kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Menelusuri Jejak Perkembangan Ilmu Psikologi Melalui Pemikiran Baldwin
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Resmi Turun Mulai 1 Juni! Cek Rincian Harga Baru Solar Shell dan Pertamina Dex
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden di Konser FForever, Kenang Mendiang Barbie Hsu