Depok.suara.com - Bunga Zainal masih terus menyindir Ria Ricis melalui media sosial. Kali ini artis berusia 35 tahun tersebut membandingkan seorang tukang sayur yang selalu tersenyum dengan Ria Ricis.
Dilihat dari akun Instagram @LambeGosip, Bunga Zainal membagikan postingan saat sedang berbelanja di pasar. Ketika bertemu dengan tukang sayur, dirinya coba menggoda orang tersebut.
"Marimar (sebutan untuk dirinya sendiri) lagi mau show nih, bund. Seperti biasa, mau senyum sama tukang sayur di pasar. Duh alhamdulillah tukang sayur aja senyum sama Marimar lho bund," tulis Bunga Zainal di videonya belanja di pasar, Sabtu (11/2/2023).
"Masya Allah attitude-nya bagus banget si Abang di sini sama semua pembeli selalu senyum dan membalas senyum, karena senyum itu adalah ibadah, kalau kata ustazah. Tapi nggak berlaku buat yang punya sifat introvert ya bund, kita harus maklum," sambungnya menyindir pernyataan Oki Setiana Dewi soal adiknya, Ria Ricis yang introvert.
Tidak hanya satu, dirinya terus membuat beberapa unggahan. Hal ini terkesan memberikan sindiran kepada istri Teuku Ryan tersebut.
"Ciyee, babang senyumnya manis banget. Marimar doain ya bang rezekinya lancar sama sehat selalu, soalnya babangnya selalu senyum layanin pembeli," tulisnya sebagai caption.
Satu lagi unggahan yang dibuat mantan kekasih Raffi Ahmad itu untuk Ria Ricis, kali ini menyinggung konten Moana yang dinilai membahayakan anak.
"Aku mau buat YouTube channel ah, biar konten aku ke pasar bisa cuan. Enak juga ya bunda kalau punya YouTube channel, semua bisa dikontenin terus dapat cuan, banyak followers, banyak subscribers, banyak views, dan banyak cuan," ujarnya.
"Tapi konten ke pasar aja ya biar berfaedah, jangan konten-konten yang membahayakan anak-anak, nggak berkah takutnya. Soalnya bukan apa-apa nih bunda, bukannya enggak butuh cuan, tapi keselamatan anak lebih penting ya kan," kata Bunga Zainal lagi, yang kali ini menyindir Ria Ricis, soal konten berbahaya saat naik jetski.
Baca Juga: Mengenal Ki-79 Nishikoren, Pesawat Latih dari Masa Revolusi yang Terlupakan
Alih-alih mendukung Bunga Zainal dalam perseteruan dengan Ria Ricis, warganet justru muak karena reaksinya yang berlebihan.
"Tadinya gue dukung mba Bunga, tapi kenapa lama-lama jadi gini ya, jadi bikin malas dua-duanya," komentar akun @dee***.
"Pansos amat ya nih orang mana udah murtad," kata akun @nissae***.
"Mbak, minta suami bikinin FTV deh. Serius daripada gini enggak kelar-kelar urusan senyum doang," sahut akun @kusumaningtyasreny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat