Depok.suara.com - Ahli seksolog Zoya Amirin menyarankan agar wanita yang suka dengan gaya women on top supaya hati-hati. Hal ini karena bila tidak tepat saat bergerak bisa menimbulkan potensi cedera pada penis.
Hal ini disampaikan Zoya Amirin kepada Selvi Kitty yang mengaku gaya women on top adalah favoritnya dalam kanal YouTube Zoya Amirin. Dirinya menyarankan agar wanita tidak naik turun saat melakukan gerakan women on top.
"Tapi jangan naik turun karena potensi cedera pada penis itu sangat besar. Jadi depan, belakang, kanan kiri, muter, " paparnya.
Disebutkannya juga ketika posisi women on top, penis pria juga harus dalam kondisi keras. Karena bila tidak nantinya tidak akan maksimal dalam penetrasi ke vagina.
Setelahnya wanita harus bergerak untuk merangsang g-spotnya. Sehingga bisa mendapatkan rangsangan untuk orgasme.
"Penis di dalem, saat kita muter dia akan kulik-kulik G-spotnya. Dia kalau terangsang keisi aliran darah kena sama penis yang sedang ereksi buat orgasme pada perempuan," paparnya.
Selain itu, Zoya juga menyarankan agar pasangan tetap membawa gel saat penetrasi. Sehingga tidak rentan menimbulkan cedera.
"Penting sekali agar penis tidak cedera dan kita dapat kenikmatan. Amit-amit ada apa siapkan gel di rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Berikut Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2023, Bakal Bergulir di 3 Lokasi
Tag
Berita Terkait
-
Pasangan Membayangkan Orang Lain ketika Berhubungan Seks, Apakah Masih Normal? Ini Penjelasan dari Zoya Amirin
-
Cegah Ejakulasi Dini! Zoya Amirin Sarankan Pria Onani Dua Jam Sebelum Hubungan Seks, Apa Manfaatnya?
-
Apa Alasan Orang yang Sudah Pernah Selingkuh Susah untuk Berhenti? Ini Penjelasan dari Zoya Amirin
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?