Meski tidak berniat menyinggung, ia memahami bahwa video dengan teks seperti itu bisa menimbulkan banyak persepsi, apalagi mereka memakai atribut dokter. Baik Jerome maupun Farhan telah meminta maaf atas konten tersebut.
“Aku sadar aku masih jauh dari kata baik. Aku masih sering banyak melakukan kesalahan dan butuh banyak belajar. Ke depannya, aku pun pasti tidak luput dari kesalahan,” ujar Jerome.
Sebagai balasan atas cicitan video tersebut, dr Andi Khomeni mengatakan, kalimat di video itu biasanya disampaikan oleh dokter kepada keluarga saat pasien sudah mendekati akhir hayat dan semua upaya untuk coba menolong pasien sudah dikerahkan.
"Rasanya kurang pas atau kurang pantas dibawa ke konteks lain. Apalagi pake joget-joget. Mohon untuk lebih peka dan hati-hati,” kata dr Andi.
“Melihat tingkah laku Jerome telah mengingatkan saya akan sebuah nasihat lama, 'menjadi pintar saja tidak cukup karena yang membedakan antara manusia dengan hewan adalah akal dan adab',” kata akun @sufisijawara.
Berita Terkait
-
Dihujat Habis-habisan Gegara Konten Pakai Seragam Dokter, Jerome Polin Minta Maaf
-
Joget Pakai Jas Putih Bareng Dokter Koas, Jerome Polin Dirujak Habis-habisan Netizen
-
Jerome Polin Minta Maaf usai Konten Video dengan Seragam Dokter Tuai Kritik, Netizen: Mending Off Sosmed Dulu
-
Jerome Polin Dikecam Nakes, Manajer dan Calon Dokter Pembuat Konten Minta Maaf
-
Jerome Polin Bikin Konten Nirempati Tentang Kematian Pasien Pakai Jas Dokter, Dekan FKUI Kritik Keras
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?