Depok.suara.com, Soal viralnya tersangka penganiayaan Cristalino David Ozora yaitu Mario Dandy Satriyo yang memakai sepatu dalam proses rekonstruksi membuat aparat kepolisian angkat bicara.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangannya mengatakan bahwa sepatu yang digunakan oleh tersangka Mario Dandy Satriyo merupakan pinjaman dari seorang penyidik.
Karena, kata Hengki, penggunaan sepatu tersebut saat penganiayaan berlangsung bisa dianalisis apakah sepatu tersebut merupakan instrumental delik yang berpengaruh terhadap luka korban.
“Penyidik bisa menganalisis apakah sepatu tersebut merupakan instrumental delik (alat kejahatan) yang bisa berpengaruh terhadap fatalitas luka terhadap korban,” ujarnya seperti dilansir pmjnews.
Lebih lanjut Hengki mengatakan, penggunaan sepatu tersebut juga menyesuaikan dengan saat terjadinya penganiayaan di mana Mario saat itu menggunakan sepatu.
"Penganiayaan Mario Dandy terhadap David juga diketahui menggunakan sepatu yang digunakan untuk mengarahkan tendangan atau injakan ke bagian tubuh yang vital dari David," terangnya.
“Saat kejadian tersangka menggunakan sepatu saat melakukan penganiayaan dalam bentuk injakan ataupun tendangan ke arah yang vital yaitu kepala dan kepala belakang (tengkuk),” sambungnya.
Seperti diketahui, hal tersebut menjadi sorotan lantaran saat rekonstruksi kasus penganiayaan Cristalino David Ozora (17). Sementara rekannya, Shane Lukas hanya mengenakan sendal.
“Banyak yang bertanya terkait saat rekonstruksi, mengapa MDS (Mario Dandy Satriyo) menggunakan sepatu, sementara Shane (tersangka) menggunakan sendal,” katanya.
Baca Juga: Ingin Buka Usaha Waralaba, Begini Triknya Biar Cuan
Mario Dandy kata Hengki, mengenakan sepatu tersebut beberapa saat sebelum rekonstruksi. Menurut dia, sepatu tersebut milik seorang penyidik Polda Metro Jaya.
“Sepatu itu milik penyidik, dipinjamkan kepada Mario untuk menyesuaikan situasi yang sebenarnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan
-
Menko Airlangga Klaim Pengangguran Turun 4,74 Persen, Ini Pendorongnya
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Prediksi Ajax vs Fortuna: Derby Indonesia di Panggung Eredivisie, Maarten Paes Kontra Justin Hubner
-
Dukung Mobilitas Darurat Hankook Tire Salurkan Ratusan Ban untuk Kendaraan Layanan Publik
-
Pernikahan Maudy Ayunda Terseret Perang SEAblings, Knetz Sewot: Ambil Semua Cowok Korea!
-
Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana
-
Striker Indonesia Tumpul, Mauro Zijlstra Mampu Cetak Berapa Gol di BRI Super League?
-
Waduh! 7 Fakta Pria di Semarang Jadi Terdakwa Usai Bantu Teman Lunasi Utang Rp198 Juta