Depok.suara.com - Pengaruh teknologi saat ini bisa menjadi pemicu anak mengurangi amal ibadahnya saat bulan Ramadhan. Salah satu bentuknya adalah kecanduan game sehingga anak sulit untuk diajak beribadah.
Menghadapi masalah ini, tentu menimbulkan kegelisahan bagi para orangtua karena si buah hati tak menunjukkan kedekatannya dengan sang Pencipta. Padahal, ibadah seperti shalat menjadi hal wajib dilakukan agar mendapatkan pahala dan keberkahan hidup dari Allah SWT.
Melihat kondisi tersebut, Pendakwah, Buya Yahya menegaskan, peran orangtua dalam mendidik adalah kewajiban seumur hidup yang tak boleh dilepaskan.
“Memang semasa belum baligh anak urusan orangtuanya. Makanya orangtua diperintahkan mengajarkan anak salat. Kalau kita membiarkan anak kita melakukan kemunkaran kita dosa. Kita harus mengingatkannya, dan gak boleh ada istilahnya bosan, berhenti itu tidak boleh,” tegas Buya Yahya, dikutip HerStory dari YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (5/4/2023).
Menurut Buya Yahya, orangtua harus berpikir dengan berbagai cara untuk mendidiknya agar taat kepada Allah SWT.
“Mendidik anak itu sulit di zaman sekarang. Makanya peka itu penting, termasuk peka terhadap anak-anak. Jika pergaulan di luar berbahaya lalu dibawa kemana pergaulan anak kita? Jika orangtua yang cuek itu, semua dosa anaknya bisa mengalir kepadanya (orangtua),” ujar Buya.
Kendati demikian, Buya Yahya mengungkapkan, jika sudah berupaya mendidik tapi anak masih saja bandel, melakukan kemaksiatan, dan sebagainya, orangtua tak mendapatkan dosanya.
“Tapi Anda gak boleh berhenti dan harus tetap mendidiknya. Karena ingat sebanyak dosa yang dilakukan anak akan mengalir kepada Anda. Maka didiklahh anak dengan cara yang benar,” tutur Buya Yahya.
Adapun solusinya dengan mengingatkan anak menggunakan cara yang lembut. Tak hanya itu, mengingatkan anak untuk shalat juga harus diiringi ilmu.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doanya
“Jadi tetap harus tetap mengajari salat, tapi ilmu juga penting. Iringi perintah dengan ilmu, karena kalau anak gak ngerti apa itu kewajiban yang salah orangtuanya. Harus diberi pemahaman, salat itu karena Allah,” ujar Buya Yahya.
Selain itu, Buya Yahya juga menyarankan agar orangtua membiasakan anak dengan kebaikan agar kesadaran tentang ibadan terbangun dari hatinya.
“Orangtua bisa mengajarkan dengan memberi tugas anak mengantarkan takjil ke masjid saat bulan Ramadan. Walaupun dia salat susah, sampaikan kepada mereka ini takjil semoga bisa mengantarkan keberkahan untuk kita semua. Disentuh hatinya dengan kebaikan hingga akhirnya dia bisa punya inisiatif untuk melakukan kebaikan,” pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Bolehkah Membayar Zakat Fitrah Online? Simak Hukumnya Menurut Buya Yahya
-
5 Barang yang Biasanya Dibeli Menjelang Lebaran, Jangan Lupa Baju Baru!
-
Ini Penjelasan Hukum Penggandaan Uang Menurut Islam, Apakah Diperbolehkan?
-
Hukum Islam tentang Tidak Ingin Menikah karena Trauma, Simak Penjelasan Buya Yahya
-
Aksi Bela Uighur di Gedung Perwakilan PBB
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring