Depok.suara.com - Lucky Hakim terlihat bingung ketika diajak untuk mengucapkan salam Yahudi oleh Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Hal ini terjadi ketika dirinya masih menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu.
Cuplikan video tersebut ditayangkan oleh channel YouTube Arek Pati. Ketika itu dirinya menghadiri acara peringatan 1 Suro yang dilaksanakan oleh Ponpes Al Zaytun.
Awalnya wajaha artis tersebut tampak biasa saja sepanjang acara. Namun wajahnya mulai berubah ketika pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang mengajak untuk mengucapkan salam selain salam Islam.
Lucky Hakim kemudian beberapa kali menoleh bingung saat diajak salam yang belakangan diketahui sebagai salam Yahudi. Pandangannya juga mengarah ke langit-langit, seperti menandakan bahwa ia tidak memahami ajakan tersebut.
Setelah video tersebut viral, Lucky Hakim kemudian menyampaikan klarifikasi soal salam Yahudi tersebut. Dirinya mengaku berada di acara tersebut karena diundang oleh pihak Ponpes Al Zaytun saat dirinya masih menjabat Wabup Indramayu.
"Itu tahun lalu waktu saya masih jadi kepala daerah di Indramayu dan diundang sebagai kepala daerah," kata Lucky Hakim membalas unggahan video itu di kolom komentar.
Dia pun mengaku saat itu tidak mengikuti soal kurikulum yang diajarkan di ponpes tersebut.
"Di dalam pesantren ada tanah garapan pertanian modern dan peternakan modern, selebihnya saya tidak terlalu mendalami kurikulum dan apapun tentang teknis pengajaran. Jadi mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak al zaitun bilamana ada yang mau tau tentang metode dan ajarannya," katanya.
Kemunculan video itu pun turut menjadi sorotan warganet hingga dihujani beragam komentar. Namun, kebanyakan warganet mempertanyakan alasan pemerintah tak juga membubarkan ponpes tersebut lantaran dianggap sesat.
Baca Juga: Cek Fakta: Keluarkan Gumpalan Darah, Ida Dayak Berhasil Sembuhkan Ashanty
"Kenapa mereka masih tidak dibubarkan, dan masih eksis sampai sekarang? Karena mereka bukan HTI dan FPI," tulis seorang warganet.
"Ke mana Kementerian Agama, MUI? Harus segera dibubarkan ini, menyesatkan umat," timpal warganet yang lainnya.
"Berani nggak banser bubarin pengajian yang jelas-jelas sesat secara nyata ini," sahut warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
7 Ide Hampers Lebaran Buatan Sendiri, Lebih Berkesan untuk Orang Terdekat
-
Perang Nuklir di Ambang Pintu, Siap-siap Negara Ini Hilang dari Peta Dunia
-
Gojek Bagi Rahasia Mudik Nyaman Bebas Ribet di Terminal Giwangan Jogja, Praktis dan Anti Semrawut
-
Ratu Rizky Nabila Akui Jadi 'Jin Dasim' Perusak Rumah Tangga Pesulap Merah: Aku yang Ngusek-Ngusek!
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
The Adventures of Tom Sawyer: Kenakalan yang Menghidupkan Masa Kecil
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
5 Rekomendasi Night Cream untuk Wajah Cerah Instan Esok Paginya, Auto Glowing!
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten