Depok.suara.com - Kaesang Pangarep telah resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia. Bahkan baru beberapa hari masuk, Kaesang Pangarep telah menjadi Ketua Umum PSI.
Penetapan Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI menghebohkan warganet. Pasalnya Kaesang Pangarep pernah menyatakan tak berniat masuk dalam dunia politik.
Walau begitu Fahri Hamzah menyatakan Kaesang Pangarep tak bisa menolak nasibnya sebagai anak presiden. Karena itu keputusan Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI memang sudah suratan nasib.
"Dia tidak bisa menghindar bahwa dia adalah anak presiden. Itu nasib dia," katanya.
Fahri Hamzah mengaku mendukung keputusan Kaesang Pangarep bila masuk dalam dunia politik. Karena tidak ada larangan anak pejabat masuk dalam dunia politik.
Walau begitu Fahri Hamzah tetap menyoroti pemanfaatan jabatan kekuasaan orang tua. Namun baginya Kaesang Pangarep punya peluang dengan prestasinya.
"Tapi kalau dia punya potensi menunjukkan kelasnya membuat orang senang kepada dia. Kan tidak boleh dilarang," jelasnya.
Karena itu, Fahri Hamzah meminta agar Kaesang Pangarep tetap totalitas saat terjun ke dunia politik. Pasalnya ini penting untuk membangun tradisi pada masa depan.
Hal ini baginya penting bagi seorang Kaesang Pangarep apalagi masa jabatan Presiden Jokowi akan habis. Karena itu menjadi kesempatannya untuk menunjukkan kemampuannya.
Baca Juga: Marc Marquez dan Joan Mir Cemerlang di MotoGP India, Honda Pede Tatap Balapan di Jepang
"Survival dalam politik itu perlu kecanggihan. Dia berani bertarung dalam hal itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kaesang: Terus Terang, Saya Masuk Politik Inspirasinya Bapak Saya
-
Kaesang Pangarep Resmi Jadi Ketua Umum Baru PSI Gantikan Giring
-
Jokowi Tak Ada saat Pengukuhan Kaesang Jadi Ketua Umum PSI: Izinkan Saya Menempuh Jalan Sendiri Pak...
-
Belum Umumkan Bakal Capres Jagoan PSI, Kaesang Pangarep: Sabar Toh, Ojo Kesusu
-
Pidato Pertama Usai Jadi Ketum PSI, Kaesang Ucapkan Terima Kasih ke Istri Sambil Tangan Bentuk Love di Kepala
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan