Depok.suara.com - Mantan Presiden Republik Indonesia, Soeharto memang dikenal tak menyukai olahraga sepakbola seperti Soekarno. Namun siapa sangka jika salah satu anggota Keluarga Cendana pernah memiliki klub sepakbola.
Tak banyak yang tahu, jika keluaraga Soeharto pernah memiliki klub sepakbola semi-profesional di kompetisi Galatama.
Tentu banyak publik sepakbola tanah air yang tidak tahu bahwa cikal bakal kompetisi sepakbola profesional hadir di era kepemimpinan Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia.
Sebelum memasuki era profesional, Liga Indonesia memiliki kompetisi yang sama besarnya yakni Perserikatan untuk level amatir dan Liga Sepakbola Utama alias Galatama di level semi-profesional.
Kompetisi Galatama tentunya berbeda dengan perserikatan, karena banyak diikuti banyak klub-klub perusahaan yang tidak dibiayai oleh APBD.
Klub-klub sepakbola Galatama berjuang untuk mendapatkan sisi komersial untuk menghidupi klub mereka dan hal inilah disebut kompetisi profesional pertama di Indonesia.
Tentu saja hal tersebut berbeda dengan Perserikatan klub-klub legendaris seperti Persija, Persib, Persebaya hingga PSMS Medan.
Melansir dari Surat Kabar Merdeka yang dikutip dari Hops.ID pada Selasa (26/9/2023), perserikatan merupakan kompetisi amatir yang manajemennya banyak dipegang oleh orang Pemerintah Daerah/Kota.
Karena mewakili daerah, tak heran jika Perserikatan lebih bergengsi dan digandrungi oleh pecinta sepakbola Indonesia.
Baca Juga: Polisi Bakal Periksa Mayang dan Lolly Unyu Buntut Aksi Tertawakan Upacara Bendera
Ketika Galatama begulir, Soeharto secara tidak langsung membangun industri sepakbola meski melalui putranya.
Ya, putra Soeharto yang berperan aktif di dunia sepakbola adalah Sigit Hardjojudanto, yang merupakan pengusaha dan pemilik perusahaan Arseto Group.
Bisnis Arseto sendiri berada di bidang perkebunan, pertambangan, kimia, hotel dan penerbangan.
Saat Galatama masih bergulir, Sigit pun memutuskan untuk membuat klub sepakbola Arseto yang awalnya berbasis di Jakarta pada 1978 lalu.
Namun, karena di Jakarta sudah banyak klub Galatama, seperti Jayakarta, Pelita Jaya, UMS 80. Akhirnya Arseto dipindahkan ke Solo dan berubah nama menjadi Arseto Solo.
Ketenaran Sigit sebagai putra Presiden Soeharto membuatnya ditunjuk sebagai Ketua Haran Liga Sepakbola Utama.
Berita Terkait
-
Teori Konspirasi Mobil Nike Ardila Ditabrak Truk Militer, Cucu Presiden Suharto Eno Sigit Tiba-tiba Bikin Pengakuan
-
Ngerinya Jaman Orde Baru, Amien Rais Mengaku Dapat Ancaman Jelang Lengsernya Soeharto: Anak Saya Mau Disiram Air Raksa
-
Ajudan Bongkar Tabiat Presiden Soeharto Dalam Pesawat saat Kunjungan ke Bosnia: Sudah Dikasih Peluru
-
Hanya 30 Menit dari Jalan Margonda, Taman Bunga yang Diresmikan Presiden Soeharto Bisa Jadi Spot Foto Menarik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run