Depok.suara.com - Pemilihan pemain timnas senior Indonesia jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Brunei Darussalam menjadi polemik.
Belum lama ini, Bos Borneo FC, Nabil Husein melancarkan kritik terhadap pelatih Shin Tae Yong dikeranekan tidak memanggil pemain bintangnya Stefano Lilipaly.
Pemain naturalisasi asal Belanda itu bermain apik di Liga 1 dengan 7 assist dan telah membukukan 6 gol dari 15 penampilan.
Dibanding Lilipaly, Coach STY justru memilih nama-nama pemain muda seperti Arkhan Fikri dan Hokky Caraka sebagai pengganti Yance Sayuri yang tengah menepi karena cedera.
Lantas PSSI sendiri sudah punya standar tersendiri bagi para pemain yang siap dengan panggilan bela negara.
Menurut Erick Thohir, klub-klub Liga 1 harusnya bersikap tenang soal pemanggilan pemain dan jangan sampai menjadi ancaman bagi mereka.
"Nah, tapi kan ahkirnya jadi ancam-ancaman. Kita tidak perlu diskusi itu. Ini kan sama-sama, pokoknya merah putih segalanya. Kami mengerti kok," jelas Erick Thohir dilansir dari youtube BOLASPORTCOM (17/7/23).
Bagi mantan pemilik Inter Milan tersebut, jangan sampai para pemain yang belum mendapat giliran bela negara akhirnya kecewa dan saat dibutuhkan menolak panggilan Tim Garuda.
"Kalau memang pemainnya tidak mau bermain, pemainnya bertemu dengan saya. Kalau begitu, tidak usah bermain di Timnas Indonesia lagi," tegas Erick Thohir.
Baca Juga: Sempat Dilarang Ari Wibowo, Begini Respon Elegan Inge Anugrah Stop Kirim Anak Makanan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'